vOffice Fasilitasi Investasi Perusahaan China ke Indonesia di Changsha

vOffice Fasilitasi Investasi Perusahaan China ke Indonesia di Changsha
Foto: Ilustrasi vOffice Fasilitasi Investasi Perusahaan China ke Indonesia di Changsha.

Penyedia layanan kantor fleksibel vOffice berpartisipasi dalam forum internasional IndonesiaÔÇôChina Business Dialogue di Niccolo Changsha Hotel, China, pada 10 Maret 2026 guna memperkuat kemitraan ekonomi. Kegiatan ini mempertemukan investor dan pemerintah untuk membahas peluang investasi berkelanjutan di berbagai sektor strategis tanah air, sebagaimana dilansir dari Investortrust.

Acara tersebut diselenggarakan melalui kolaborasi antara Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing, Kementerian Investasi/BKPM RI, serta pemerintah Provinsi Hunan. Forum ini dihadiri oleh Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun, beserta para pelaku industri dan perusahaan yang tengah menjajaki ekspansi ke pasar Asia Tenggara.

Staf Khusus Bidang Percepatan Hilirisasi dan Peningkatan Pengusaha Nasional Kementerian Investasi/BKPM, Noor Sona Maesana Mushonnif, hadir sebagai pembicara utama. Sona memaparkan ekosistem bisnis Indonesia serta integrasi proyek strategis nasional dengan pengembangan kawasan industri kepada para calon investor asal Changsha.

Sona memberikan penegasan mengenai besarnya potensi pasar domestik bagi entitas global yang ingin memperluas jangkauan operasional mereka.

"Indonesia menawarkan potensi pasar yang sangat besar bagi perusahaan internasional. Namun, proses ekspansi tetap membutuhkan pemahaman terhadap regulasi lokal, proses legalitas perusahaan, serta dukungan operasional yang memadai. Di sinilah peran BKPM RI atau pihak swasta seperti vOffice hadir untuk membantu perusahaan internasional memasuki pasar Indonesia dengan lebih efisien dan terstruktur," ujar Sona, Staf Khusus Kementerian Investasi/BKPM.

vOffice mendukung langkah ini melalui penyediaan layanan legalitas, alamat bisnis, hingga kantor fisik yang terintegrasi. Perusahaan tersebut juga memperluas jaringan melalui kerja sama dengan Tianjin Economic-Technological Development Area (TEDA) dan organisasi alumni internasional untuk mempermudah akses investasi bagi perusahaan asal China.

Senior Advisor vOffice Asia, Xie Yi, menilai sinergi ekonomi antara kedua negara memegang peranan krusial dalam mempercepat program hilirisasi industri nasional.

"Kerja sama ekonomi antara Indonesia dan China berperan penting dalam mendorong pertumbuhan investasi, penguatan industri, serta percepatan hilirisasi di berbagai sektor. Kehadiran kami juga menjadi bagian dari ekosistem pendukung yang membantu investor memahami regulasi dan mempersiapkan operasional bisnis di Indonesia, Untuk memudahkan komunikasi, kami membuka kantor perwakilan di Shenzhen, Changsha dan Beijing," ujar Xie Yi, Senior Advisor vOffice Asia.

vOffice saat ini memiliki lebih dari 40 lokasi di Indonesia dan telah mengantongi Rekor MURI sebagai penyedia kantor virtual dengan lokasi terbanyak. Perusahaan yang telah berdiri selama 20 tahun ini telah melayani lebih dari 50.000 klien di tingkat global, termasuk di Uni Emirat Arab dan Asia Tenggara.

Artikel terkait

Rekomendasi