Suporter Manchester City bersiap memberikan salam perpisahan emosional kepada tiga sosok krusial klub pada pertandingan melawan Aston Villa, Minggu. Tiga nama yang dikonfirmasi segera angkat kaki dari Etihad Stadium adalah Bernardo Silva, John Stones, dan manajer Pep Guardiola, seperti dikutip dari Suara.
Kehilangan Bernardo Silva dinilai menjadi salah satu momen paling emosional bagi para pendukung City. Gelandang berkebangsaan Portugal tersebut telah memperkuat tim sejak tahun 2017 dan menorehkan prestasi gemilang lewat raihan 20 trofi mayor.
Bernardo Silva mengungkapkan bahwa keputusan untuk menyudahi karier di Manchester City dipengaruhi oleh beragam pertimbangan. Dirinya mengaku ingin mencari petualangan baru sekaligus menetap lebih dekat dengan pihak keluarga.
ÔÇ£Ini campuran dari banyak hal. Dari sisi trofi dan pencapaian pribadi di sini, sebenarnya tidak pernah cukup, tetapi saya merasa generasi kami sudah memenangkan banyak hal,ÔÇØ ujar Silva dilansir dari Tribal Football.
Pemain yang kini menginjak usia 31 tahun itu menambahkan, situasi saat ini menjadi momentum yang tepat bagi para pesepak bola muda untuk unjuk gigi di skuad utama.
ÔÇ£Sudah waktunya para pemain muda ini mendapatkan momennya. Dan bagi saya pribadi, ini kesempatan untuk lebih dekat dengan keluarga.ÔÇØ
Faktor jarak menjadi alasan kuat lain bagi dirinya, mengingat ia sudah melewatkan waktu belasan tahun di luar kampung halaman.
ÔÇ£Sudah sangat lama, 12 tahun, saya hidup terpisah dan cukup jauh dari keluarga. Saya ingin lebih dekat dengan mereka.ÔÇØ
Kendati demikian, sang gelandang menegaskan komitmen dan rasa cintanya yang mendalam terhadap klub yang sudah dibelanya selama sembilan tahun tersebut.
ÔÇ£Saya juga ingin tantangan baru. Walaupun saya mencintai klub ini dan sangat menikmati sembilan tahun di sini, saya merasa ini adalah waktu yang tepat bagi saya.ÔÇØ
Sejumlah spekulasi menyebutkan bahwa Barcelona menjadi pelabuhan karier yang paling diinginkan oleh Bernardo Silva. Walau begitu, Atletico Madrid dan Juventus dilaporkan ikut memantau situasi untuk memboyongnya dengan status bebas transfer.