Vivo X500 Series Muncul di Database IMEI Gunakan Chipset 2 Nm

Vivo X500 Series Muncul di Database IMEI Gunakan Chipset 2 Nm
Foto: Ilustrasi Vivo X500 Series Muncul di Database IMEI Gunakan Chipset 2 Nm.

Jajaran smartphone flagship terbaru Vivo X500 Series kini mulai menampakkan diri melalui database IMEI global. Kehadiran perangkat ini menjadi sinyal kuat bahwa produsen asal China tersebut tengah mempersiapkan suksesor bagi seri sebelumnya.

Dilansir dari Suara, Vivo diprediksi akan melompati angka 4 dalam penamaan produknya karena tradisi lokal dan langsung menggunakan nama Vivo X500 Series. Strategi ini diambil meskipun seri pendahulunya baru saja menyapa pasar pada akhir 2025.

Lini terbaru ini dikabarkan akan terdiri dari tiga varian utama untuk mengisi segmen pasar yang berbeda. Ketiga model tersebut meliputi Vivo X500 sebagai model standar, Vivo X500 Pro, serta satu anggota baru yakni Vivo X500e.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Smartprix dan pembocor Digital Chat Station di platform Weibo, seri ini membawa peningkatan signifikan pada sektor layar. Vivo X500 versi standar akan menggunakan layar kompak berukuran 6,37 inci.

Sementara itu, varian Vivo X500 Pro hadir dengan dimensi layar yang lebih luas mencapai 6,83 inci. Layar pada model Pro ini telah mendukung resolusi 2K serta menggunakan panel LTPO dengan refresh rate hingga 144 Hz untuk pergerakan visual yang halus.

Sektor dapur pacu menjadi sorotan utama karena Vivo X500 Series diprediksi mengusung chipset MediaTek Dimensity 9600. Chipset ini dirancang dengan teknologi fabrikasi 2 nm yang menawarkan efisiensi daya dan performa lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.

Kapasitas Baterai dan Teknologi Kamera Terbaru

Untuk mendukung performa gaharnya, Vivo menyematkan baterai berkapasitas jumbo mencapai 7.000 mAh pada perangkat ini. Sistem pengisian dayanya juga telah mendukung teknologi fast charging sebesar 100 W guna mempercepat waktu pengisian.

Pada aspek keamanan, Vivo meningkatkan responsivitas perangkat dengan menyertakan sensor sidik jari ultrasonik 3D. Teknologi ini diklaim jauh lebih cepat dan akurat dalam mengenali sidik jari pengguna dibandingkan dengan sensor optik konvensional.

Sektor fotografi tetap menjadi nilai jual utama bagi brand ini dengan membawa teknologi kamera mutakhir. Kamera utama beresolusi 50 MP milik Vivo X500 Series akan dibekali teknologi Lateral Overflow Integration Capacitor atau LOFIC.

Dikutip dari NDTV, penggunaan teknologi LOFIC tersebut memungkinkan sensor menangkap rentang dinamis yang jauh lebih luas. Selain itu, terdapat kamera telefoto periskop 200 megapiksel yang disiapkan untuk bersaing di jajaran HP kamera terbaik dunia.

Kemunculan varian Vivo X500e dan potensi hadirnya model Pro Max menunjukkan ambisi besar perusahaan untuk mendominasi pasar global. Fokus utama pengembangan seri ini terletak pada integrasi fitur kamera profesional dan daya tahan baterai yang ekstrem.

Artikel terkait

Rekomendasi