Pasar smartphone kelas menengah Indonesia kembali kedatangan pemain baru setelah Vivo T5 Pro resmi memulai debutnya pada akhir April 2026. Kehadiran perangkat ini menjadi catatan penting karena menandai kembalinya seri T ke tanah air setelah terakhir kali terlihat pada tahun 2022.
Dilansir dari Suara, Vivo T5 Pro versi Indonesia mengusung spesifikasi yang berbeda jika dibandingkan dengan model yang beredar di pasar India. Perbedaan mendasar terletak pada sektor dapur pacu dan kapasitas daya yang dibawa oleh perangkat tersebut.
Jika versi India mengandalkan Snapdragon 7s Gen 4, Vivo T5 Pro di Indonesia justru dipersenjatai dengan chipset MediaTek Dimensity 7400-Turbo. Komponen fabrikasi 4nm ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X serta penyimpanan internal berteknologi UFS 3.1.
Pihak produsen mengklaim bahwa penggunaan Dimensity 7400-Turbo mampu mendongkrak performa perangkat hingga menembus skor AnTuTu sebesar 1.000.017 poin. Kekuatan ini dirancang untuk memastikan kelancaran aktivitas produktif maupun hiburan berat bagi penggunanya.
"Performa Total, Tanpa Hambatan. Chipset kencang untuk pengalaman yang lancar, mulai dari kerja produktif hingga menikmati hiburan non-stop. AnTuTu 1.000.017 poin. Game MOBA populer dijamin lancar (rata-rata 89,73 FPS). Nikmati 90 FPS stabil hingga 3 jam, bahkan pada suhu 30┬░C. Main lebih lama, tetap tajam, dan jadi MVP setiap saat. Game FPS populer lancar, saatnya jadi MVP. Bahkan pada suhu 30┬░C, kuasai pertarungan intens berjam-jam dengan stabilitas yang kokoh. Tetap mematikan dan raih kemenangan hingga detik terakhirÔÇötanpa kompromi (rata-rata 59,91 FPS)," klaim Vivo dikutip dari laman resmi perusahaan.
Sektor fotografi juga menjadi daya tarik utama dengan penyematan sensor Sony IMX882 beresolusi 50 MP sebagai kamera utama. Untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera depan 32 MP yang keduanya sudah mampu merekam video dengan kualitas hingga resolusi 4K.
Guna mengoptimalkan hasil gambar, Vivo menyematkan teknologi kecerdasan buatan melalui fitur AI Photography. Beberapa di antaranya meliputi AI Erase 3.0 untuk menghapus objek yang tidak diinginkan serta fitur AI Aura Light untuk pencahayaan yang lebih natural.
Daya tahan perangkat ditopang oleh baterai berkapasitas 6500 mAh, lebih kecil dari versi India namun tetap tergolong jumbo untuk standar saat ini. Pengisian dayanya didukung teknologi 90W FlashCharge yang diklaim mampu mengisi baterai dari 1 hingga 50 persen dalam waktu 23 menit saja.
Dari sisi desain, smartphone ini memiliki bodi yang cukup ramping dengan ketebalan hanya 7,59 mm. Layarnya menggunakan panel AMOLED 6.77 inci dengan refresh rate 120Hz yang menawarkan tingkat kecerahan puncak mencapai 3000 nits.
| Komponen | Detail Spesifikasi |
|---|---|
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400-Turbo (4nm) |
| Layar | 6.77 inci AMOLED, 120 Hz, 3000 nits |
| RAM / Memori | 8 GB (+8 GB Extended) / 128 GB & 256 GB |
| Kamera Belakang | 50 MP Sony IMX882 (Utama) + 8 MP (Wide) |
| Kamera Depan | 32 MP |
| Baterai | 6500 mAh, 90W FlashCharge |
| Sistem Operasi | OriginOS 6 (Android 16) |
Di pasar Indonesia, Vivo T5 Pro ditawarkan dengan harga Rp4.599.000 untuk varian memori 8GB/128GB. Sementara untuk varian yang lebih tinggi dengan kapasitas 8GB/256GB, perangkat ini dibanderol seharga Rp5.199.000.