VinFast Luncurkan Tiga Motor Listrik Baru di Indonesia

VinFast Luncurkan Tiga Motor Listrik Baru di Indonesia
Foto: Ilustrasi VinFast Luncurkan Tiga Motor Listrik Baru di Indonesia.

Produsen otomotif VinFast resmi meluncurkan tiga model sepeda motor listrik untuk fase pertama di pasar Indonesia pada Kamis (21/5/2026). Langkah ekspansi ini menandai keseriusan perusahaan dalam menggarap pasar kendaraan ramah lingkungan di Tanah Air, seperti dilansir dari Otorider.

Perusahaan asal Vietnam tersebut menghadirkan model Evo, Feliz II, dan Viper yang diklaim mampu menempuh jarak di atas 100 kilometer dalam sekali pengisian daya. Spesifikasi untuk pasar Indonesia sengaja ditingkatkan demi menyesuaikan kondisi geografis dan kebiasaan berkendara masyarakat setempat.

Pemilihan ketiga tipe kendaraan roda dua ini didasarkan pada riset mendalam mengenai karakteristik dan kebutuhan konsumen lokal.

"Evo, Feliz II dan Viper. Itu yang akan kami luncurkan pada fase pertama di pasar Indonesia," ujar Yordan Satriadi, CEO VinFast Escooter Indonesia Market.

Pihak manajemen menilai bahwa lini produk tersebut sangat ideal bagi para konsumen yang baru pertama kali ingin beralih ke kendaraan roda dua bertenaga setrum.

"Setelah kami menganalisa dengan studi panjang di Indonesia, kami melihat ketiga model inilah yang paling cocok untuk pasar pembeli pertama di Indonesia," kata Yordan Satriadi.

Daya jelajah baterai yang mencapai ratusan kilometer diproyeksikan dapat memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan sehari-hari secara optimal.

"Dari hasil studi kami, jarak yang bisa kami tawarkan adalah di atas 100 km. Seharusnya itu sudah cukup untuk pemakaian sehari-hari di Indonesia," ujar Yordan Satriadi.

Infrastruktur pendukung juga disiapkan oleh perusahaan berupa stasiun penukaran baterai untuk memfasilitasi pengendara yang membutuhkan daya jelajah lebih jauh.

"Kalau ingin lebih panjang lagi, jangan khawatir, kami ada battery swap station," lanjut Yordan Satriadi.

Penyesuaian teknis secara khusus dilakukan karena terdapat perbedaan signifikan pada aspek kepadatan jalan raya serta gaya berkendara antara publik Indonesia dan Vietnam.

"Kami melakukan riset kebutuhan dan kondisi geografis di Indonesia. Secara jalan, kepadatan dan kebiasaan orang Indonesia mengendarai sepeda motor tentunya berbeda dengan di Vietnam," jelas Yordan Satriadi.

Langkah peningkatan spesifikasi ini menjadi strategi utama perusahaan agar produk mereka dapat diterima dengan baik oleh karakter konsumen di Indonesia.

"Karena itulah kami melakukan penyesuaian spesifikasi untuk Indonesia lebih tinggi daripada yang ada di Vietnam," sambung Yordan Satriadi.

Artikel terkait

Rekomendasi