Victoria Care Indonesia Catat Kenaikan Pendapatan Kuartal I 2026

Victoria Care Indonesia Catat Kenaikan Pendapatan Kuartal I 2026
Foto: Ilustrasi Victoria Care Indonesia Catat Kenaikan Pendapatan Kuartal I 2026.

PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) membukukan pendapatan sebesar Rp 363,1 milar pada kuartal I-2026, yang menandai pertumbuhan sebesar 11,9 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp 324,5 miliar, seperti dilansir dari Industri.

Kenaikan pendapatan produsen kosmetik ini diiringi oleh lonjakan beban penjualan dan pemasaran sebesar 28,89 persen menjadi Rp 111,19 miliar hingga akhir Maret lalu. Kondisi tersebut memicu penurunan laba bersih perusahaan menjadi Rp 26,28 miliar dari sebelumnya Rp 38,06 miliar pada kuartal I-2025.

Direktur Utama Victoria Care Indonesia, Sumardi Widjaja menjelaskan bahwa realisasi kinerja pada tiga bulan pertama tahun ini masih berjalan sesuai dengan arah strategi perseroan dalam mempertahankan pertumbuhan penjualan dan memperkuat posisi merek di pasar.

ÔÇ£Personal care dan hair care masih jadi penopang utama pertumbuhan dengan beberapa merek andalan dari Herborist, CBD Professional, hingga Miranda yang menunjukkan kontribusi positif terhadap penjualan,ÔÇØ ungkap Sumardi, kepada Kontan Rabu (13/5/2026).

Tekanan terhadap biaya produksi dan margin perusahaan dipicu oleh lonjakan harga bahan baku serta fluktuasi nilai tukar rupiah yang sensitif terhadap pergerakan kurs global. Menanggapi tantangan industri FMCG ini, manajemen menerapkan langkah mitigasi berupa efisiensi operasional, optimalisasi formulasi, dan pengelolaan persediaan.

ÔÇ£Selain itu perusahaan juga terus menjaga keseimbangan antara strategi pricing dan daya beli konsumen,ÔÇØ sebutnya.

Langkah strategis lain yang disiapkan untuk sisa tahun ini meliputi penguatan tim R&I demi menyasar pasar generasi Z dan milenial, serta optimalisasi kanal digital melalui e-commerce dan live selling.

ÔÇ£Sampai dengan kuartal I-2026, kanal e-commerce masih berkontribusi terbesar terhadap persentase sales growth perusahaan, diikuti oleh modern trade dan terakhir general trade,ÔÇØ jelasnya.

Artikel terkait

Rekomendasi