Veteran Militer AS Donasikan Rambut untuk Istri Penderita Kanker

Veteran Militer AS Donasikan Rambut untuk Istri Penderita Kanker
Foto: Ilustrasi Veteran Militer AS Donasikan Rambut untuk Istri Penderita Kanker.

David Blankenbaker, seorang veteran Angkatan Darat Amerika Serikat, memotong rambut panjangnya pada April 2026 untuk dijadikan wig bagi istrinya, Erin, yang sedang berjuang melawan kanker serviks. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk dukungan emosional mendalam bagi sang istri, sebagaimana dilansir dari Wolipop.

Keputusan David untuk mendonasikan rambutnya didasari oleh keinginan untuk memberikan kenyamanan bagi Erin selama masa pengobatan. Pensiunan militer ini merasa bahwa tindakan tersebut merupakan kontribusi nyata yang bisa ia berikan di tengah situasi sulit keluarganya.

"Dia selalu bilang suka warna rambut saya dan memang menyukainya sejak dulu. Saya merasa ini bisa membuat kami lebih dekat. Kalau yang dibutuhkan adalah hati atau ginjal saya, saya juga akan melakukan hal yang sama," ujar David.

David memiliki riwayat panjang dalam memanjangkan rambutnya yang bermula sejak tahun 2010. Saat itu, ia berniat membantu ibunya, Pamela Blankenbaker, yang kehilangan rambut akibat penyakit multiple sclerosis.

"Saya tidak pernah punya rambut panjang seumur hidup karena saya di militer. Yang paling sulit adalah belajar merawatnya. Saya harus belajar mencuci, pakai conditioner, dan yang paling parah, tergulung saat tidur sampai terasa seperti tercekik," kata David.

Sebagai mantan tenaga medis tempur yang pernah bertugas di Irak, David mengaku sangat terpukul melihat dampak emosional dari kerontokan rambut yang dialami ibunya dahulu.

"Rambutnya rontok semua. Mulai tumbuh lagi, tapi tidak merata. Itu sangat menyakitkan bagi saya, melihat reaksinya. Itulah kenapa saya mulai memanjangkannya, awalnya untuk diberikan kepada beliau," ujar David.

Meskipun Pamela telah meninggal dunia pada tahun 2025 sebelum sempat menerima rambut tersebut, David kini mengalihkan niat mulianya untuk sang istri yang kini membutuhkan kepercayaan diri tambahan.

"Saya ingin melihat lagi senyum itu, rasa percaya diri saat dia punya rambut indahnya kembali," kata David.

Erin menyambut haru pengorbanan yang dilakukan suaminya tersebut di tengah persiapan medis yang harus ia jalani dalam waktu dekat.

"Setiap hal kecil itu berarti, dan dia bukan hanya sedikit. Melihat hasil akhirnya nanti akan sangat spesial. Ini punya makna besar karena ini dari dia," kata Erin.

Saat ini, rambut David telah diproses oleh pembuat rambut palsu profesional untuk diolah menjadi wig khusus. Sementara itu, Erin dijadwalkan akan segera menjalani operasi pengangkatan tumor yang diikuti dengan prosedur histerektomi.

Artikel terkait

Rekomendasi