Platform transaksi kebutuhan game lokal, VCGamers, menawarkan harga yang lebih kompetitif bagi para pemain di tanah air. Selain harga yang terjangkau, layanan ini mengutamakan kecepatan proses dan sistem keamanan dengan garansi pengembalian dana penuh.
Pertumbuhan industri gaming di Indonesia tercatat sangat pesat, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Pada tahun 2025, jumlah pemain aktif diperkirakan telah melampaui angka 100 juta orang dengan berbagai judul populer seperti Mobile Legends, Free Fire, hingga PUBG Mobile.
Kebutuhan akan pengisian ulang atau top up untuk mendapatkan item kosmetik dan perlengkapan dalam game menjadi hal yang rutin dilakukan. Banyak pemain yang secara khusus mengalokasikan anggaran setiap bulannya demi mempercantik karakter favorit mereka.
Surya, salah satu gamer asal Bekasi, mengungkapkan bahwa dirinya rata-rata mengeluarkan biaya sebesar Rp300 ribu per bulan. Dana tersebut ia gunakan untuk berburu skin atau item tertentu yang tersedia di dalam platform permainan.
"Kira-kira sekitar Rp200 sampai Rp300 ribu sih. Tapi kalau lagi ada event biasanya saya top up lebih banyak," kata Surya.
Hal senada disampaikan oleh Rafli yang juga rutin melakukan pengisian saldo game. Meskipun intensitasnya sama, Rafli memilih mengalokasikan dana yang lebih sedikit dibandingkan Surya untuk menambah koleksinya.
"Saya suka beli skin game. Nah, buat beli skin itu harus membeli diamond, jadi saya rutin top up buat menambah koleksi," ujar Rafli.
Namun, tidak semua gamer memiliki kebiasaan yang sama. Adika memilih untuk tidak melakukan pengisian saldo karena merasa harga yang ditawarkan di pasaran cenderung tinggi untuk kantongnya.
"Kalau saya nggak suka top up karena harganya lumayan," tutur Adika.
Co-Founder VCGamers, Ibnu Anggara, menjelaskan bahwa platformnya hadir sebagai jawaban atas kebutuhan tempat pengisian saldo yang ekonomis. Pihaknya berupaya memberikan akses bagi para pemain agar bisa mendapatkan harga terbaik tanpa risiko penipuan.
"Harga yang ditawarkan di VCGamers tentu lebih murah. Semua gamers bisa top up game kapanpun 24 jam dengan proses yang aman dengan jaminan uang kembali 100 persen," kata Angga.
Perusahaan rintisan ini resmi berdiri sejak Juni 2021 yang berawal dari keresahan para pendirinya. Saat itu, marak beredar jasa pengisian saldo di media sosial dengan harga murah namun rawan akan tindak penipuan.
"Saat itu bermunculan layanan top up game lewat sosial media dan lainnya dengan harga yang lebih murah. Namun, sebagai gamer saya takut untuk melakukan top up karena khawatir penipuan," ujar Angga.
Situasi tersebut memicu Angga dan timnya untuk membangun VCGamers dengan model marketplace. Dengan sistem ini, platform mampu menyediakan harga yang lebih bersaing bagi para penikmat game di Indonesia.
"Kami ingin memastikan setiap gamer Indonesia bisa menikmati game favorit mereka tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Dengan model marketplace, kami bisa tawarkan harga yang lebih kompetitif dan proses yang aman," tutur Angga.
Keunggulan dan Fasilitas Pembayaran Lengkap
Kemudahan transaksi menjadi fokus utama dengan penyediaan metode pembayaran yang beragam. Gamer dapat memilih mulai dari transfer bank, e-Wallet, hingga opsi pembayaran melalui gerai minimarket dan layanan paylater.
"Seluruh kendala yang ditemukan gamer bisa langsung diteruskan kepada customer support VCGamers yang standby 24 jam untuk membantu kebutuhan para gamer," kata Angga.
Selain faktor keamanan sistem escrow atau rekening bersama, platform ini memiliki program loyalitas bernama PLAY. Melalui program tersebut, setiap pengguna yang melakukan transaksi akan mendapatkan poin reward untuk digunakan kembali.
Layanan VCGamers saat ini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat luas melalui situs resmi maupun aplikasi di perangkat seluler. Aplikasi ini sudah tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store dan App Store.