Universitas Moestopo Wisuda 699 Lulusan di JCC Jakarta

Universitas Moestopo Wisuda 699 Lulusan di JCC Jakarta
Foto: Ilustrasi Universitas Moestopo Wisuda 699 Lulusan di JCC Jakarta.

Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) resmi mengukuhkan sebanyak 699 wisudawan dalam prosesi Wisuda ke-65 yang bertempat di Plenary Hall Jakarta Convention Center, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Pengukuhan generasi intelektual baru ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa Indonesia, seperti dilansir dari Investor Daily.

Jumlah kelulusan massal ini terbagi ke dalam sejumlah disiplin ilmu dari tingkatan sarjana hingga pascasarjana. Berdasarkan data universitas, rincian lulusan terdiri atas 97 orang dari Fakultas Kedokteran Gigi, 288 orang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 160 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta 154 orang dari Fakultas Ilmu Komunikasi.

Ketua Pengurus Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo, Dr. RM. H. Hermanto JM, S.K.G., drg., M.M., menilai bahwa perolehan gelar akademik merupakan langkah awal pengabdian masyarakat. Hermanto juga menekankan pentingnya integritas serta adaptasi terhadap ruang kerja digital modern.

"Indonesia membutuhkan generasi muda yang mampu mengubah ilmu menjadi solusi, kritik menjadi aksi, dan kecerdasan menjadi dampak nyata bagi masyarakat," ujarnya dalam sambutan.

Pihak yayasan menegaskan komitmen lembaga dalam membentuk karakter lulusan yang beretika. Lembaga pendidikan ini memfokuskan pengajaran pada aspek kemanusiaan dan kepedulian sosial.

"Moestopo mendidik bukan hanya untuk melahirkan orang pintar, tetapi manusia yang memiliki nurani, etika, dan keberpihakan kepada bangsa," katanya.

Rektor Universitas Moestopo, Dr. H. Muhammad Saifulloh, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa momentum kelulusan ini membawa tanggung jawab moral yang besar. Para lulusan kini mengemban amanah sosial di tengah masyarakat.

"Hari ini saudara tidak hanya menerima gelar akademik, tetapi juga amanah untuk hadir di tengah masyarakat sebagai intelektual yang membawa perubahan, solusi, dan pengabdian," ucapnya.

Rektor turut memberikan apresiasi mendalam terhadap ketangguhan para mahasiswa sepanjang menempuh masa studi. Perkuliahan berhasil diselesaikan di tengah dinamika ekonomi dan sosial yang bergerak cepat.

"Di balik toga yang dikenakan hari ini, ada perjuangan panjang, air mata, pengorbanan, dan doa yang luar biasa," tambahnya.

Ketua Pelaksana Wisuda, Dr. T. Herry Rachmatsyah, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa pemilihan tema wisuda tahun ini selaras dengan Hari Kebangkitan Nasional. Generasi muda saat ini menghadapi tantangan berupa persaingan global serta disrupsi teknologi digital.

"Bangsa ini membutuhkan generasi yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, kepedulian sosial, dan keberanian untuk membawa perubahan," ujarnya.

Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, S.E., M.A., mengapresiasi pencapaian akademis institusi hingga jenjang magister dan doktor. Henri mengingatkan agar riset pascasarjana dapat diaplikasikan demi kemaslahatan publik.

"Kekuatan seorang Magister dan Doktor bukan terletak pada rumitnya teori yang disampaikan, tetapi pada kemampuannya menyederhanakan masalah menjadi solusi nyata yang bisa dirasakan masyarakat," ungkapnya.

Pihak universitas juga menyerahkan dana apresiasi pendidikan berupa beasiswa senilai Rp10 juta kepada 10 lulusan terbaik dari masing-masing fakultas. Penghargaan finansial tersebut diberikan khusus kepada para wisudawan yang meraih capaian indeks prestasi kumulatif tertinggi.

Artikel terkait

Rekomendasi