ULBI Buka Ikatan Kerja dengan PT Pos Indonesia bagi 90 Mahasiswa

ULBI Buka Ikatan Kerja dengan PT Pos Indonesia bagi 90 Mahasiswa
Foto: Ilustrasi ULBI Buka Ikatan Kerja dengan PT Pos Indonesia bagi 90 Mahasiswa.

Universitas Logistik dan Bisnis Indonesia (ULBI) resmi membuka program ikatan kerja untuk Tahun Akademik 2026/2027 yang menjamin 90 mahasiswa terpilih langsung diangkat menjadi karyawan PT Pos Indonesia setelah lulus, dilansir dari Edukasi.

Skema bertajuk "Diterima Kerja Sebelum Wisuda" ini memungkinkan mahasiswa memiliki kontrak kerja tetap dengan perusahaan pelat merah tersebut sejak awal masa perkuliahan di kampus ULBI Bandung, Kamis (5/3/2026).

Rektor ULBI, I Nyoman Pujawan, menegaskan bahwa mahasiswa yang lolos seleksi akan menjalani masa studi dengan status sebagai calon pegawai.

"Program ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk mengikuti perkuliahan sejak awal semester, namun telah terikat kontrak kerja dengan PT Pos Indonesia," ujar I Nyoman Pujawan, Rektor ULBI.

Kriteria pendaftar mencakup lulusan SMA atau sederajat dari angkatan 2023 sampai 2026 yang memiliki nilai rata-rata minimal 85 untuk mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, dan Bahasa Indonesia. Seleksi mencakup tes akademik hingga uji kompetensi AKHLAK.

Pilihan studi dalam program ini terbatas pada tiga fakultas, yakni School of Logistics and Transport, School of Business and Management, serta School of Information Technology. Mahasiswa diwajibkan menjaga indeks prestasi kumulatif di atas 3,00 dan skor TOEFL minimal 450.

Direktur Human Capital Management PT Pos Indonesia, Asih Kurniasari Komar, menjelaskan bahwa para lulusan nantinya akan disiapkan untuk mengisi posisi strategis di berbagai daerah.

"SDM yang nantinya lulus langsung mendapatkan penempatan sebagai supervisor di seluruh wilayah Indonesia. Ini merupakan upaya kami mendapatkan human capital yang unggul secara akademik dan berkarakter kuat," ujar Asih Kurniasari Komar, Direktur Human Capital Management PT Pos Indonesia.

Pihak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan penuh terhadap inisiasi ini sebagai langkah nyata dalam menekan angka pengangguran terdidik di wilayah Jawa Barat.

"Ini seperti oase, karena Jabar mempunyai banyak lulusan perguruan tinggi, namun yang terserap oleh lapangan kerja masih minim. Harapannya ini bisa ditiru oleh perusahaan lain," ujar Edy Purwanto, Kabid PSMK Disdik Jabar.

Meskipun memiliki jaminan penempatan kerja, pihak universitas menetapkan bahwa biaya pendaftaran serta Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) tetap menjadi beban personal masing-masing mahasiswa.

Rincian Biaya Kuliah ULBI
Komponen BiayaJenjang S1Jenjang D3
Dana Pengembangan Pendidikan (DPP)Rp9.000.000Rp7.000.000
Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP)Rp10.000.000Rp7.000.000

Proses pendaftaran saat ini telah dibuka secara daring melalui situs resmi penerimaan mahasiswa baru universitas tersebut bagi calon pelamar yang memenuhi syarat akademik dan administrasi.

Artikel terkait

Rekomendasi