Lembaga pendukung startup global, UD IMPACT, sukses menyelenggarakan MAJU:ON The Final Demo Day seperti dilansir dari Investor Daily. Langkah ini dilakukan untuk mendorong proyek kewirausahaan generasi muda di sektor lingkungan serta energi Indonesia.
Pengembangan bisnis inovatif dan startup digital dinilai krusial untuk memperkuat daya saing ekonomi nasional, memikat investasi, sekaligus membuka lapangan pekerjaan. Potensi besar kewirausahaan muda ini menjadi energi penting untuk melepas Indonesia dari middle-income trap demi target pertumbuhan ekonomi 8% per tahun menuju visi Indonesia Emas 2045.
Agenda Final Demo Day tersebut merupakan kelanjutan dari program MAJU:ON Dialogue on Entrepreneurship, Powered by AI, yang sempat dilaksanakan pada Februari lalu. Kegiatan ini berfungsi menjadi panggung resmi bagi startup muda hasil inkubasi intensif sebelum melangkah ke pasar investasi global.
Lebih dari 200 peserta menghadiri acara ini, termasuk Sonny Sudayarna selaku Director of Digital Ecosystems Development, Ministry of Communication & Digital Affairs; Chairman of Nexticorn Foundation Rudiantara; serta perwakilan Kedutaan Besar Korea Chung Hae Kwan yang menyampaikan opening remarks. Hadir pula perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), venture capital (VC) global, serta pakar industri dan akademisi.
Sepuluh startup muda terpilih menampilkan ragam model bisnis inovatif yang mencakup solusi energi terbarukan, pengelolaan limbah ramah lingkungan, hingga teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk sektor lingkungan. Para peserta tersebut adalah Mecara Tech, Weara Tech, AIGRA, GISACT, Aruponic, Jelajah Rattan, Life Guards, Catalyssum, GoTani, dan Manacaina. Dalam kompetisi ini, GISACT keluar sebagai startup winner.
Apresiasi positif datang dari mitra strategis dan investor karena para pelaku startup tidak sekadar membawa gagasan, melainkan memperkenalkan teknologi siap pakai untuk pasar lokal beserta strategi ekspansi yang terukur. Rangkaian acara juga dipertajam lewat sesi mock investment dan seremoni peluncuran MAJU:ON Fund.
Setelah presentasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan business matching 1:1 serta networking. Sesi tersebut membuka peluang konkret mulai dari penjajakan kolaborasi kebijakan bersama instansi pemerintah hingga diskusi investasi dengan perusahaan modal ventura untuk memperkuat jalur komersialisasi ke pasar global.
Jong Mun Lee, Executive Vice President, Head of LNG Business Division, SK Innovation E&S, menyampaikan bahwa selama ini pihaknya terus menemukan dan mendukung talenta muda potensial di Indonesia secara konsisten, dan hari ini seluruh proses pembinaan tersebut terbukti menghasilkan pencapaian bisnis yang nyata melalui Final Demo Day ini.
"Kami akan terus menjadi mitra global yang kuat agar bisnis dan teknologi inovatif mereka dapat bertumbuh melampaui sekadar ide dan benar-benar berkontribusi pada ekosistem lingkungan dan energi Indonesia," jelas dia.
Sementara itu, CEO UD IMPACT Kim Jeong-heon menjelaskan, berdasarkan infrastruktur dukungan startup berbasis AI yang dimiliki UD IMPACT, pihaknya mampu membantu para peserta mengembangkan ide inovatif mereka menjadi model bisnis yang lebih matang.
"Ke depan, kami akan terus memimpin perluasan ekosistem startup inovatif lintas negara melalui kombinasi solusi dukungan startup berbasis AI dan sistem pembinaan global yang semakin maju," ungkap dia.
Ajang MAJU:ON The Final Demo Day juga mempertegas vitalnya kolaborasi lintas sektor untuk membangun pipeline startup nasional yang tangguh. UD IMPACT bersama SK Innovation E&S berupaya menghubungkan talenta muda dengan korporasi, universitas, investor, serta penggerak ekosistem demi menciptakan jalur wirausaha yang terstruktur.
Kerja sama strategis ini melibatkan Sinarmas Land guna mendukung AI Entrepreneurship Academy di BSD, serta Garuda Spark Innovation Hub milik Komdigi untuk mendorong pendidikan kewirausahaan berbasis AI. Kolaborasi juga dijalin dengan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI) untuk program mentorship, inkubasi, akselerasi, serta inisiatif berbagi pengetahuan startup AI.
Selain itu, UD IMPACT merangkul Universitas Ciputra untuk memperkuat kurikulum pendidikan kewirausahaan AI dan kemitraan industri. Kemitraan juga dilakukan bersama Angin Dampak Jaya lewat inisiatif pendanaan MAJU:ON FUND.
Ke depan, platform MAJU:ON akan terus dikembangkan oleh UD IMPACT sebagai wadah pendidikan kewirausahaan, mentoring, kolaborasi bisnis, serta konektivitas investasi. Program ini diproyeksikan mampu menyokong pertumbuhan startup yang tidak hanya bernilai komersial, tetapi juga selaras dengan prinsip keberlanjutan dan ketahanan ekonomi jangka panjang.