PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) atau Tugu Insurance menetapkan Clifford Patrick Wuisan dan Ony Suprihartono sebagai komisaris baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 April 2026. Penunjukan ini dilakukan seiring dengan pemaparan kinerja keuangan perseroan yang mencatatkan pertumbuhan signifikan sepanjang tahun buku 2025.
Kedua komisaris tersebut saat ini masih menunggu keputusan final terkait hasil penilaian kemampuan dan kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dilansir dari Finansial, emiten asuransi ini melaporkan pendapatan jasa asuransi konsolidasian mencapai Rp9,11 triliun pada akhir 2025, naik dari posisi tahun sebelumnya sebesar Rp7,46 triliun.
Peningkatan tersebut turut mendorong hasil jasa asuransi yang melonjak dari Rp736 miliar menjadi Rp1,02 triliun. Selain itu, rasio Risk Based Capital (RBC) perusahaan berada di level 410,90 persen, melampaui rata-rata industri asuransi yang tercatat sebesar 335,22 persen.
Presiden Direktur Tugu Insurance Adi Pramana memberikan penjelasan mengenai rasio kesehatan keuangan tersebut melalui keterangan tertulis yang dirilis pada Jumat (1/5/2026).
"Capaian ini mencerminkan fundamental keuangan Perseroan yang kuat serta pengelolaan risiko yang disiplin," tutur Adi Pramana, Presiden Direktur Tugu Insurance.
Perusahaan juga membukukan hasil investasi konsolidasian sebesar Rp723 miliar, menunjukkan pertumbuhan dibandingkan periode sebelumnya senilai Rp458 miliar. Saldo kas konsolidasian perseroan turut mengalami kenaikan sebesar Rp377 miliar hingga menyentuh angka Rp735 miliar.
"Yang mencerminkan pengelolaan likuiditas yang baik, didukung oleh arus kas operasional yang positif serta optimalisasi pengelolaan kas," kata Adi Pramana, Presiden Direktur Tugu Insurance.
Dari sisi permodalan, ekuitas konsolidasian tercatat sebesar Rp10,17 triliun, meningkat Rp292 miliar dari tahun lalu. Tugu Insurance juga mempertahankan peringkat kekuatan finansial pada level A- (Excellent) dari lembaga pemeringkat internasional.
"Perseroan berhasil mencatat pencapaian laba tahun berjalan sebesar Rp762 Miliar, dan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan, kepada entitas induk sebesar Rp711 Miliar," ucap Adi Pramana, Presiden Direktur Tugu Insurance.
Angka laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tersebut mengalami kenaikan drastis jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp402 miliar. Berikut adalah susunan dewan komisaris terbaru berdasarkan hasil keputusan RUPST tersebut.
| Jabatan | Nama Pengurus |
|---|---|
| Presiden dan Komisaris Independen | Abdul Ghofar |
| Komisaris | Clifford Patrick Wuisan () |
| Komisaris | Ony Suprihartono () |
Keterangan bertanda bintang menunjukkan bahwa pengurus tersebut masih dalam proses menunggu penetapan hasil penilaian kemampuan dan kepatutan dari pihak regulator.