Guru meditasi dan yoga Tsamara Fahrana menjelaskan pentingnya penerapan journaling serta teknik pernapasan untuk menjaga ketenangan jiwa dalam acara temu media di Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (6/5/2026). Upaya tersebut dinilai efektif bagi individu yang mengalami tekanan stres akibat pekerjaan.
Metode journaling atau menulis buku harian secara rutin disebut dapat membantu merapikan alur pikiran serta mengelola emosi. Aktivitas ini secara tidak langsung meningkatkan kesadaran diri yang berdampak positif pada terjaganya kesehatan mental seseorang, sebagaimana dilansir dari Detik Health.
"Oke, tujuannya journaling adalah mengetahui apa yang kita rasakan. Dan kita juga jadi melatih apa sih yang mau kita tanamkan. Dan kita melepaskan hal yang memberatkan pikiran," ujar Tsamara Fahrana, Guru Meditasi dan Yoga.
Penjelasan mengenai regulasi tubuh secara fisik dan emosional juga dipaparkan melalui latihan olah napas. Tsamara menyebutkan bahwa tarikan dan embusan napas yang dilakukan secara panjang serta mendalam mampu memberikan energi tambahan atau efek relaksasi pada tubuh.
"Tadi kita juga latihan dari lubang hidung yang berbeda. Kalau napas melalui dengan lubang hidung kiri, tutup lubang hidung kanan, kita juga bisa relax," ujar Tsamara Fahrana.
Teknik yoga yang spesifik melibatkan penggunaan lubang hidung yang berbeda untuk menghasilkan dampak yang berbeda pula pada kondisi fisik seseorang. Penggunaan lubang hidung kanan secara dominan dalam teknik pernapasan diklaim dapat memberikan stimulasi energi bagi pelakunya.
"Saat tutup lubang hidung kiri dan hanya dari kanan, itu bisa lebih energizing. Itu juga dari ilmu yoga," tandas Tsamara Fahrana.