Emiten tekstil PT Trisula International Tbk. (TRIS) mengalokasikan dividen tunai senilai Rp24 miliar dari laba bersih tahun buku 2025 setelah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada Kamis (23/4/2026). Besaran dividen tersebut setara dengan Rp7,74 per lembar saham.
Pengumuman pembagian keuntungan ini dilakukan oleh Sekretaris Perusahaan TRIS, Kresna Wilendrata, melalui keterbukaan informasi pada Senin (27/4/2026). Dana dividen yang disiapkan tersebut bersumber sepenuhnya dari perolehan laba bersih perseroan sepanjang tahun lalu sebagaimana dilansir dari Market.
"Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 senilai Rp24.000.000.000 atau setara Rp7,74 per saham," kata Kresna, Corporate Secretary TRIS.
Perseroan menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Mei 2026, yang diikuti oleh ex dividen pada 5 Mei 2026. Sementara itu, periode cum dividen di pasar tunai berlangsung pada 6 Mei 2026 bertepatan dengan tanggal daftar pemegang saham atau recording date.
"Tanggal pembayaran dividen tunai TRIS dijadwalkan pada 29 Mei 2026," tambah Kresna.
Pihak manajemen memastikan bahwa seluruh prosedur pelaksanaan dan tata cara pembayaran telah melalui koordinasi dengan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Pembagian dividen ini ditegaskan tidak akan mengganggu kelangsungan operasional bisnis perusahaan di masa mendatang.
Berdasarkan data keuangan tahun 2025, TRIS tercatat membukukan laba bersih senilai Rp60,95 miliar. Di samping itu, emiten ini memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar Rp178,24 miliar dengan total ekuitas mencapai Rp841,09 miliar hingga akhir Desember 2025.