Tri Lahirkan Ribuan Calon Atlet Esports Profesional Lewat H3RO 6.0

Tri Lahirkan Ribuan Calon Atlet Esports Profesional Lewat H3RO 6.0
Foto: Ilustrasi Tri Lahirkan Ribuan Calon Atlet Esports Profesional Lewat H3RO 6.0.

Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand Tri telah merampungkan rangkaian turnamen H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO ÔÇô Rise of Rookies. Ajang ini dipersiapkan untuk mencetak ribuan talenta baru yang siap bertarung di kancah nasional maupun internasional.

Dilansir dari Suara, ekosistem pembinaan gamer ini telah melibatkan lebih dari 42 ribu peserta selama enam tahun perjalanannya. Pada edisi 2026, tercatat sebanyak 2.786 pemain pemula atau rookie terverifikasi mengikuti seleksi ketat.

Proses penyaringan dilakukan bersama tim esports ternama seperti RRQ dan HFX. Tahapan seleksi dimulai dari H3RO Rookie Tournament yang menyusutkan ribuan pendaftar menjadi 210 pemain unggulan sebelum akhirnya terpilih 20 finalis terbaik.

Peserta harus melewati berbagai tes mulai dari uji kognitif, durability test, hingga in-game assessment. Menariknya, tahun ini penyelenggara memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan berbasis ChatGPT yang dinamakan CoachGPT.

Teknologi ini membantu para pelatih melakukan penilaian performa pemain secara lebih objektif berdasarkan data. Hal tersebut menjadi pembeda utama dalam standarisasi pemilihan atlet profesional pada tahun 2026.

ÔÇ£Melalui H3RO Esports 6.0: From Zero to H3RO ÔÇô Rise of Rookies, kami kembali menegaskan komitmen tersebut dengan menghadirkan jalur pengembangan yang terstruktur, mulai dari proses seleksi, pelatihan bersama pro team, hingga pendampingan profesional,ÔÇØ ujar Apoorva Mehrotra dalam keterangan resminya, Kamis (14/5/2026).

Apoorva menekankan bahwa inisiatif ini merupakan wadah pembinaan jangka panjang bagi generasi muda. Program tersebut dirancang bagi mereka yang ingin serius meniti karier di dunia esports profesional.

ÔÇ£Tri akan terus menghadirkan peluang bagi generasi muda untuk berkembang di industri Esports,ÔÇØ lanjutnya.

Prestasi Internasional dan Dukungan Ekosistem

Ekosistem kompetitif nasional ini telah berkontribusi pada prestasi Indonesia di ajang IESF World Esports Championship. Beberapa tim besar yang lahir dari sistem ini berhasil membawa pulang medali bergengsi.

Tim EVOS tercatat meraih medali emas nomor MLBB pada IESF World Esports Championship ke-14. Sementara itu, Bigetron meraih medali perak pada edisi ke-15, dan ONIC mengamankan medali perunggu di edisi ke-16.

H3RO Esports 6.0 juga mendapat sokongan penuh dari badan resmi seperti PBESI, AVGI, Garudaku, hingga platform seperti Vidio dan TikTok Live. Popularitasnya terus menanjak dengan jangkauan lebih dari 165 juta penonton selama penyelenggaraannya.

Puncak acara yang digelar pada 29 Januari hingga 1 Februari 2026 mencatat lebih dari 1 juta penonton melalui Scrimmage Showcase Livestream. Kampanye digitalnya pun meraih 18,4 juta jangkauan di berbagai media sosial.

Sebagai tahap akhir, para rookie pilihan mendapatkan kesempatan mengikuti H3RO Masterclass. Mereka menjalani pelatihan intensif langsung di gaming house milik RRQ dan HFX guna mengasah kemampuan teknis dan mental.

Peserta juga didampingi oleh psikolog profesional untuk mengantisipasi tekanan dalam kompetisi tingkat tinggi. Upaya ini merupakan langkah regenerasi atlet guna memastikan Indonesia tetap kompetitif di industri esports global.

Artikel terkait

Rekomendasi