Tren Parfum Timur Tengah Dorong Pertumbuhan Industri Wewangian Nasional

Tren Parfum Timur Tengah Dorong Pertumbuhan Industri Wewangian Nasional
Foto: Ilustrasi Tren Parfum Timur Tengah Dorong Pertumbuhan Industri Wewangian Nasional.

Permintaan masyarakat Indonesia terhadap parfum berkarakter khas Timur Tengah mengalami lonjakan signifikan karena daya tahan aromanya yang dinilai lebih lama. Fenomena ini dilaporkan memberikan dampak positif bagi pelaku industri wewangian lokal dan penyedia bahan baku parfum di dalam negeri.

Dilansir dari Lifestyle, Komisaris PT Alfa Indo Global, Ali Akbar, mengungkapkan bahwa preferensi konsumen saat ini cenderung pada aroma yang manis. Kombinasi antara wangi vanila dan kayu atau woody menjadi pilihan utama yang identik dengan profil wewangian dari wilayah gurun tersebut.

"Sekarang lagi tren aroma Timur Tengah seperti Gissah, Rasasi, dan Lattafa. Aromanya lebih sweet dengan sentuhan vanilla dan woody," ujar Ali Akbar, Komisaris PT Alfa Indo Global.

Ali menjelaskan bahwa popularitas ini didorong oleh kebiasaan jemaah umrah dan wisatawan yang membawa parfum sebagai oleh-oleh dari Dubai maupun negara Timur Tengah lainnya. Kondisi tersebut membuka peluang bagi merek lokal dan bisnis isi ulang untuk berkembang pesat.

Direktur Utama PT Alfa Indo Global, Fahmi, mengonfirmasi adanya pertumbuhan volume distribusi bibit parfum perusahaan yang berasal dari Parfum Plus France. Kenaikan tercatat cukup drastis dari sebelumnya 2 ton menjadi 4 ton setiap bulannya.

"Alhamdulillah kuantitas terus naik dan permintaan semakin bertambah. Target kami bisa mendistribusikan lebih dari 10 ton per bulan," ujar Fahmi, Direktur Utama PT Alfa Indo Global.

Pertumbuhan ini didukung oleh keinginan banyak merek parfum lokal untuk memiliki identitas aroma yang unik dan berbeda di pasar. Formulasi produk kini dibuat lebih fleksibel dengan memberikan sentuhan tertentu agar tetap memiliki ciri khas dan tidak sekadar meniru produk orisinal.

Fahmi menilai pergeseran perilaku konsumen menjadi faktor utama di balik gairah pasar parfum nasional. Saat ini, wewangian telah bertransformasi menjadi kebutuhan harian yang menunjang kepercayaan diri dan penampilan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Artikel terkait

Rekomendasi