Trakindo Utama Catat Pesanan Alat Berat Sektor Tambang Capai 70 Persen

Trakindo Utama Catat Pesanan Alat Berat Sektor Tambang Capai 70 Persen
Foto: Ilustrasi Trakindo Utama Catat Pesanan Alat Berat Sektor Tambang Capai 70 Persen.

PT Trakindo Utama mencatat pesanan alat berat dari sektor pertambangan masih mendominasi pasar saat ini, seperti dilansir dari Kontan pada Rabu (20/5/2026). Selain itu, pertumbuhan positif juga terjadi pada lini bisnis kehutanan serta pertanian akibat dorongan program pangan pemerintah.

Dominasi industri tersebut dikonfirmasi langsung oleh manajemen perusahaan dalam pertemuan di kantor pusatnya. Sektor pertambangan diakui tetap menjadi kontributor pendapatan terbesar bagi jalannya bisnis penyediaan unit tersebut.

"Kalau kita melihat dari kacamata Trakindo ya kita memang masih very dominannya di tambang industri yang paling besar. Tapi bukan berati di sektor lain tidak, di forestry, agriculture apalagi dengan adanya food estate dan sebagainya kita juga cukup opportunity very big," ucap Chief Innovation Officer (CIO) PT Trakindo Utama, Daniel Setyadi.

Meskipun permintaan dari segmen konstruksi sempat mengalami penurunan dalam beberapa tahun ke belakang, stabilitas operasional perusahaan tidak terganggu secara signifikan. Hal ini disebabkan oleh diversifikasi komoditas pertambangan dari para pelanggan yang tidak hanya berfokus pada satu komoditas saja.

"Tapi kan sebenernya tambang disini engga cuma batubara kan. Gold, nikel ore dan mineral yang lain masih cukup steady gitu. Nah kebetulan beberapa customer kita mainnya di komoditi tersebut," ucap Daniel.

Tingginya aktivitas pada sektor mineral seperti emas dan nikel menjaga arus permintaan unit tetap berkelanjutan. Pihak manajemen memperkirakan kontribusi dari keseluruhan aktivitas pengerjaan mineral tersebut memegang porsi mayoritas dari total pendapatan saat ini.

"Kalau saya boleh bilang ini lebih ke dari sisi Trakindo, saya engga melihat the whole itu memang kita istilahnya revenue generator kita masih di tambang mungkin sekitar 70 persenan gitu kurang lebih," ucap Daniel.

Artikel terkait

Rekomendasi