CEO Apple Tim Cook mengakui bahwa peluncuran Apple Maps merupakan salah satu kesalahan fatal sepanjang masa kepemimpinannya saat berbicara dalam acara town hall perusahaan pada Selasa, 21 April 2026. Cook menilai produk tersebut sebenarnya belum siap saat pertama kali diperkenalkan ke publik.
Pengakuan ini disampaikan menjelang rencana pengunduran diri Cook dari posisi CEO pada September mendatang, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Apple Maps pertama kali meluncur pada 2012 silam melalui iOS 6 untuk menggantikan layanan peta kompetitor namun justru menuai kritik tajam.
"Produk tersebut belum siap," ujar Tim Cook, CEO Apple.
Keputusan Apple saat itu memaksa perusahaan untuk bersikap transparan mengenai kekurangan produk mereka di hadapan para pengguna iPhone. Cook mengenang masa sulit tersebut sebagai momentum pembelajaran bagi manajemen internal Apple.
"Kami meminta maaf atas hal itu dan berkata gunakanlah aplikasi lain. Mereka lebih baik daripada milik kami. Itu adalah momen di mana kami harus menelan gengsi. Namun, itu adalah langkah yang tepat bagi para pengguna kami," sebut Tim Cook, CEO Apple.
Setelah melewati pengembangan selama lebih dari satu dekade, layanan navigasi milik Apple ini kini diklaim telah mengalami transformasi signifikan. Perusahaan melakukan berbagai perbaikan infrastruktur dan data guna mengatasi masalah bug yang sempat dilaporkan oleh media massa.
"Kini kami memiliki aplikasi peta terbaik di planet ini. Kami belajar tentang kegigihan, dan kami melakukan hal yang sangat tepat setelah berbuat kesalahan," cetus Tim Cook, CEO Apple.
Selain masalah peta, Bloomberg melaporkan bahwa Cook juga menyinggung kegagalan lain seperti pembatalan matras pengisi daya nirkabel AirPower dan proyek mobil otonom. AirPower yang dikenalkan pada 2017 gagal rilis akibat kendala teknis dalam pengisian daya tiga perangkat sekaligus.
Meski mengakui beberapa kegagalan, Cook menyoroti keberhasilan Apple Watch yang diluncurkan pada 2014 sebagai pencapaian yang membanggakan. Ia menceritakan bagaimana perangkat tersebut memberikan dampak langsung terhadap keselamatan nyawa penggunanya.
"Saya ingat menerima pesan pertama tentang Apple Watch dari seorang pengguna yang memberi tahu saya bahwa jam tangan tersebut telah menyelamatkan nyawanya," kenang Tim Cook, CEO Apple.
Cook dijadwalkan akan beralih peran menjadi chairman dewan direksi setelah melepaskan jabatan eksekutif tertingginya. Posisi CEO Apple selanjutnya akan diisi oleh John Ternus yang saat ini menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering.
"Kini tentu saja, saya menerima pesan serupa setiap harinya, tapi pesan yang pertama itu benar-benar membekas dan sangat menyentuh saya. Pesan itu membuat saya tertegun sejenak," imbuh Tim Cook, CEO Apple.