Siswa Lolos SNBP 2026 Disarankan Laksanakan Sujud Syukur Sesuai Sunnah

Siswa Lolos SNBP 2026 Disarankan Laksanakan Sujud Syukur Sesuai Sunnah
Foto: Ilustrasi Siswa Lolos SNBP 2026 Disarankan Laksanakan Sujud Syukur Sesuai Sunnah.

Pengumuman hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah resmi disiarkan pada Selasa, 31 Maret 2026, mulai pukul 15.00 WIB melalui laman SNPMB. Momen ini menjadi titik balik bagi banyak siswa yang akhirnya mendapatkan kepastian kelulusan di program studi pilihan mereka.

Dilansir dari Cahaya, rasa syukur atas pencapaian tersebut dapat diwujudkan melalui ibadah sujud syukur. Bagi siswa Muslim, tindakan ini merupakan bentuk pengakuan atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT setelah melewati masa penantian yang penuh kecemasan.

Sujud syukur didefinisikan sebagai sujud satu kali di luar shalat yang dilakukan saat seseorang memperoleh nikmat atau terhindar dari musibah. Merujuk pada buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII karya H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah, hukum melaksanakan ibadah ini adalah sunnah.

Praktik ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah:

Ï╣┘Ä┘å┘Æ Ïú┘ÄÏ¿┘É┘è Ï¿┘Ä┘â┘ÆÏ▒┘ÄÏ®┘Ä Ïú┘Ä┘å┘æ┘Ä Ïº┘ä┘å┘æ┘ÄÏ¿┘É┘è┘æ┘Ä ÏÁ┘Ä┘ä┘æ┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘è┘Æ┘ç┘É ┘ê┘ÄÏ│┘Ä┘ä┘æ┘Ä┘à┘Ä ┘â┘ÄϺ┘å┘Ä ÏÑ┘ÉÏ░┘ÄϺ Ïú┘ÄϬ┘ÄϺ┘ç┘Å Ïú┘Ä┘à┘ÆÏ▒┘î ┘è┘ÅÏ│┘ÄÏ▒┘æ┘Å Ï¿┘É┘ç┘É Ïú┘Ä┘ê┘Æ ┘è┘ÅÏ│┘ÄÏ▒┘æ┘Å Ï¿┘É┘ç┘É Ï«┘ÄÏ▒┘æ┘Ä Ï│┘ÄϺϼ┘ÉÏ»┘ïϺ Ï┤┘Å┘â┘ÆÏ▒┘ïϺ ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ï¬┘ÄÏ╣┘ÄϺ┘ä┘Ä┘ë

"Dari Abu Bakrah, sesungguhnya Nabi SAW apabila mendapatkan sesuatu yang menyenangkan atau diberi kabar yang menggembirakan, beliau segera bersujud sebagai tanda syukur kepada Allah TaÔÇÖala." (HR. Ibnu Majah)

Ketentuan dan Syarat Pelaksanaan

Sebelum melakukan sujud syukur, terdapat beberapa kriteria teknis yang harus dipenuhi agar ibadah ini sah secara syariat. Siswa diwajibkan dalam kondisi suci dari hadas maupun najis, baik pada badan, pakaian, hingga tempat sujud.

Selain faktor kesucian, pelaku sujud syukur juga harus menutup aurat dengan sempurna dan memposisikan diri menghadap ke arah kiblat. Langkah-langkah ini serupa dengan persiapan saat hendak melaksanakan shalat fardu maupun sunnah lainnya.

Langkah-Langkah Tata Cara

Urutan pelaksanaan sujud syukur dimulai dengan berwudhu, kemudian berdiri menghadap kiblat untuk membaca niat. Setelah itu, dilakukan takbiratul ihram yang dilanjutkan dengan gerakan sujud sebanyak satu kali secara langsung.

Saat berada dalam posisi sujud, siswa dianjurkan membaca doa khusus sebagai ungkapan kerendahan hati. Prosesi ini diakhiri dengan duduk sejenak menyerupai posisi di antara dua sujud, kemudian diakhiri dengan mengucapkan salam.

Bacaan Doa Sujud Syukur

Terdapat beberapa pilihan doa yang dapat dibaca saat bersujud, salah satunya adalah riwayat Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan An-NasaÔÇÖi:

Ï│┘Äϼ┘ÄÏ»┘Ä ┘ê┘Äϼ┘Æ┘ç┘É┘è┘Ä ┘ä┘É┘ä┘æ┘ÄÏ░┘É┘è Ï«┘Ä┘ä┘Ä┘é┘Ä┘ç┘Å ┘ê┘ÄÏÁ┘Ä┘ê┘æ┘ÄÏ▒┘Ä┘ç┘Å ┘ê┘ÄÏ┤┘Ä┘é┘æ┘Ä Ï│┘Ä┘à┘ÆÏ╣┘Ä┘ç┘Å ┘ê┘ÄÏ¿┘ÄÏÁ┘ÄÏ▒┘Ä┘ç┘ŠϬ┘ÄÏ¿┘ÄϺÏ▒┘Ä┘â┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ïú┘ÄÏ¡┘ÆÏ│┘Ä┘å┘ŠϺ┘ä┘ÆÏ«┘ÄϺ┘ä┘É┘é┘É┘è┘å┘Ä

"Wajahku bersujud kepada Penciptanya, yang membentuknya, yang membentuk pendengaran dan penglihatannya. Mahasuci Allah sebaik--baik pencipta."

Alternatif bacaan lainnya yang juga dianjurkan adalah:

Ï│┘ÅÏ¿┘ÆÏ¡┘ÄϺ┘å┘Ä┘â┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä Ï▒┘ÄÏ¿┘æ┘Ä┘å┘ÄϺ ┘ê┘ÄÏ¿┘ÉÏ¡┘Ä┘à┘ÆÏ»┘É┘â┘ÄÏî Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å┘à┘æ┘Ä ÏºÏ║┘Æ┘ü┘ÉÏ▒┘Æ ┘ä┘É┘è

"Mahasuci Engkau ya Allah, Tuhan kami, lagi Maha Terpuji, ampunilah aku."

Dalil lain mengenai praktik ini juga tercatat dalam hadis riwayat Ahmad, yang menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah melakukan sujud yang cukup lama setelah menerima kabar gembira dari Malaikat Jibril.

Ï╣┘Ä┘å┘Æ Ï╣┘ÄÏ¿┘ÆÏ»┘É Ïº┘äÏ▒┘æ┘ÄÏ¡┘Æ┘à┘Ä┘å┘É Ï¿┘Æ┘å┘É Ï╣┘Ä┘ê┘Æ┘ü┘ì Ï▒┘ÄÏÂ┘É┘è┘Ä Ïº┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ï╣┘Ä┘å┘Æ┘ç┘Å ┘é┘ÄϺ┘ä┘Ä: Ï│┘Äϼ┘ÄÏ»┘Ä Ï▒┘ÄÏ│┘Å┘ê┘ä┘ŠϺ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É ÏÁ┘Ä┘ä┘æ┘Ä┘ë Ϻ┘ä┘ä┘æ┘Ä┘ç┘Å Ï╣┘Ä┘ä┘Ä┘è┘Æ┘ç┘É ┘ê┘ÄÏ│┘Ä┘ä┘æ┘Ä┘à┘Ä ┘ü┘ÄÏú┘ÄÏÀ┘ÄϺ┘ä┘Ä Ïº┘äÏ│┘æ┘Åϼ┘Å┘êÏ»┘ÄÏî Ͻ┘Å┘à┘æ┘Ä Ï▒┘Ä┘ü┘ÄÏ╣┘Ä Ï▒┘ÄÏú┘ÆÏ│┘Ä┘ç┘ÅÏî ┘ü┘Ä┘é┘ÄϺ┘ä┘Ä: ÏÑ┘É┘å┘æ┘Ä Ï¼┘ÉÏ¿┘ÆÏ▒┘É┘è┘ä┘Ä Ïú┘ÄϬ┘ÄϺ┘å┘É┘è ┘ü┘ÄÏ¿┘ÄÏ┤┘æ┘ÄÏ▒┘Ä┘å┘É┘èÏî ┘ü┘ÄÏ│┘Äϼ┘ÄÏ»┘ÆÏ¬┘Å ┘ä┘É┘ä┘æ┘Ä┘ç┘É Ï┤┘Å┘â┘ÆÏ▒┘ïϺ.

"Diriwayatkan dari Abdurrahman bin ÔÇÿAuf RA, ia berkata: Rasulullah SAW pernah sujud dan memperlama sujudnya, kemudian beliau mengangkat kepalanya, lalu bersabda: 'Sesungguhnya Jibril datang kepadaku dan memberi kabar gembira kepadaku, maka aku pun sujud kepada Allah sebagai ungkapan syukur kepada Allah.'" (HR. Ahmad)

Artikel terkait

Rekomendasi