Muhaimin Iskandar Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2026

Muhaimin Iskandar Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2026
Foto: Ilustrasi Muhaimin Iskandar Targetkan Kemiskinan Ekstrem Nol Persen pada 2026.

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar memproyeksikan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia menyentuh level nol persen pada tahun 2026. Target tersebut disampaikan dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026, sebagai bagian dari prioritas kerja pemerintah.

Guna merealisasikan sasaran tersebut, pemerintah telah mengidentifikasi sebanyak 88 kabupaten dan kota yang akan menjadi fokus utama dalam upaya pengentasan kemiskinan. Strategi ini dirancang untuk memusatkan perhatian kementerian dan lembaga terkait pada wilayah-wilayah dengan urgensi tinggi.

Dilansir dari Nasional, Muhaimin menjelaskan fluktuasi angka kemiskinan ekstrem yang tercatat sejak tahun 2024. Penurunan ini dinilai sebagai dasar optimisme pemerintah dalam mengejar sisa persentase penduduk miskin ekstrem di tanah air.

ÔÇ£Target kemiskinan ekstrem 2024 0,99 persen, tahun ini ditarget maksimal 0,38 atau akhir tahun 0 persen kemiskinan ekstrem. Sementara alhamdulillah 2025 ada di angka sudah 0,78 persen,ÔÇØ kata Cak Imin, dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Pemerintah akan mendorong koordinasi lintas sektoral agar program-program pemberdayaan menyentuh sasaran yang telah ditetapkan secara spesifik di tingkat daerah. Penekanan diberikan pada konsentrasi sumber daya di wilayah prioritas agar hasil yang dicapai dapat lebih terukur dan signifikan.

ÔÇ£Dalam hal ini, ada 88 kabupaten/kota yang akan menjadi prioritas pengentasan kemiskinan. Supaya 88 kabupaten/kota ini segera menjadi konsentrasi dari kementerian-kementerian dan lembaga agar kemiskinan ekstrem 0 persen 2026 ini bisa terwujud dan tercapai,ÔÇØ sambung dia.

Optimisme penghapusan kemiskinan ini juga diikuti dengan target jangka panjang untuk angka kemiskinan nasional secara umum. Pemerintah mematok angka kemiskinan nasional dapat ditekan hingga berada di level 5 persen pada akhir masa pemerintahan di tahun 2029.

ÔÇ£Kita optimis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini 0 persen, kemiskinan 5 persen di 2029. Beberapa kebijakan khusus nanti Bapak Presiden sendiri yang akan mengumumkan,ÔÇØ ujar Cak Imin.

Berdasarkan data yang dipaparkan, tren penurunan angka kemiskinan di Indonesia menunjukkan progres yang stabil dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2026 ini, tingkat kemiskinan nasional dilaporkan telah menyusut hingga menyentuh angka 7,36 persen.

ÔÇ£Saya sampaikan datanya supaya lebih akurat. Jadi, kemiskinan kita di tahun 2024 itu 8,57 persen. Tahun 2025 turun menjadi 8,25 persen, dan hari ini kita akan terus kejar sampai di angka 7,36 persen tahun ini 2026, 7,36 persen,ÔÇØ imbuh dia.

Artikel terkait

Rekomendasi