Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) resmi menetapkan Syahmudrian Lubis sebagai Direktur Utama yang baru pada Selasa (14/4/2026). Penunjukan ini dilakukan guna mengisi posisi tertinggi manajemen setelah pengunduran diri pejabat sebelumnya.
Dilansir dari Detik Finance, Syahmudrian Lubis menggantikan posisi Winarto yang telah memimpin perusahaan sejak Agustus 2022. Sebelum mandat baru ini turun, Syahmudrian merupakan Direktur Komersial di perseroan yang sama sejak September 2025.
Rekam jejak Syahmudrian mencakup posisi strategis sebagai CEO di PT Aero Systems Indonesia, yang merupakan anak usaha dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Pengalamannya di sektor komersial menjadi landasan bagi pemegang saham untuk mempercayakan kepemimpinan Ancol kepadanya.
"Alhamdulillah dengan menerima amanat ini, sekaligus saya juga harus sadar, banyak PR-PR yang harus dilakukan, harapan-harapan oleh Pak Gubernur dan juga harapan-harapan yang diminta komisaris di sini untuk segera memberikan speed terhadap Ancol," ujar Syahmudrian Lubis, Direktur Utama Pembangunan Jaya Ancol.
Pernyataan tersebut disampaikan Syahmudrian dalam konferensi pers yang berlangsung di Gedung Putri Duyung Ancol tak lama setelah keputusan rapat ditetapkan. Fokus utama kepemimpinannya adalah mempercepat pertumbuhan performa operasional kawasan wisata tersebut.
Mengenai pergantian pimpinan, manajemen mengungkap bahwa Winarto telah mengajukan surat pengunduran diri pada Senin (13/4/2026). Berdasarkan keterbukaan informasi perusahaan, surat tersebut diterima satu hari sebelum pelaksanaan agenda RUPS Tahunan.
Meski terdapat pergantian di level pimpinan puncak secara mendadak, manajemen memastikan stabilitas internal perusahaan tetap terjaga. Aktivitas operasional di seluruh unit rekreasi maupun bisnis properti Ancol dipastikan tidak mengalami kendala atau dampak negatif.