Summarecon Crown Gading meluncurkan Emerald Commercial sebagai proyek komersial kedua di kawasan terpadu koridor utara-timur Jakarta. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan tempat usaha di kawasan yang terus mengalami perkembangan tersebut, seperti dikutip dari Media Indonesia.
Proyek komersial baru ini dihadirkan menyusul kesuksesan Gading Boulevard Commercial yang merupakan proyek komersial pertama di kawasan tersebut. Proyek terdahulu itu telah habis terjual dan diserahterimakan tepat waktu kepada para pembeli.
Saat ini, kawasan komersial pertama tersebut mulai aktif dan diramaikan oleh sejumlah tenant ternama. Beberapa di antaranya meliputi J.CO Reserve, Mako Cake & Bakery, Yamaha Music School, Sakamoto, Wishing Star Academy, Bakmi Siantar KoFei, Taragak Raso & Sate Mak Syukur, Estetika Interior, Porter Coffee, dan Duriyam. Selain itu, supermarket modern Happy Harvest seluas 1.300 meter persegi juga dipastikan hadir untuk melayani penghuni serta masyarakat di sekitar kawasan.
Executive Director Summarecon, Magdalena Juliati, menjelaskan bahwa pengembangan proyek baru ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam membangun kawasan terpadu secara bertahap.
ÔÇ£Di Summarecon Crown Gading, dengan luas lahan 437 hektare, kami membawa pendekatan yang sama melalui pengembangan kawasan All in One City yang menghadirkan sinergi antara hunian, komersial, dan berbagai fasilitas modern seperti mall, hotel, sekolah, rumah sakit, hingga transportation hub, agar kawasan dapat berkembang secara bertahap dan memberikan potensi nilai yang terus bertumbuh,ÔÇØ ujar Magdalena, Kamis (21/5).
Menurut Magdalena, rekam jejak Summarecon dalam mengembangkan township membuktikan kemampuan perusahaan dalam menghidupkan kawasan yang sebelumnya kurang dilirik. Sebelum kehadiran proyek komersial baru ini, Summarecon Crown Gading telah lebih dulu menghadirkan The Food Village sebagai pusat kuliner.
Destinasi kuliner di utara-timur Jakarta tersebut mengusung konsep perpaduan tenant modern dan tradisional dalam ruang indoor bernuansa alam terbuka. Area ini juga dilengkapi dengan fasilitas live music yang digelar setiap hari Sabtu.
Sejumlah tenant yang telah bergabung di kawasan kuliner tersebut antara lain Solaria, Sai Ramen, Excelso, SS Premium Steak House, The Gym Evolution, Sudo Brew, Simetri Coffee Roasters, dan Cibiuk Resto.
Emerald Commercial dikembangkan sebagai pusat komersial yang memadukan deretan ruko dengan kavling komersial berukuran lebih besar. Struktur desain ini diterapkan agar bisa mengakomodasi berbagai skala bisnis dalam satu kawasan yang saling terintegrasi.
Lokasi proyek ini berada di area terdepan, tepat di gerbang utama kawasan terpadu tersebut. Posisi strategis ini dinilai memberikan visibilitas yang tinggi dan potensi pergerakan ekonomi yang meningkat seiring pertumbuhan wilayah.
Potensi pasar untuk kawasan komersial ini didukung oleh keberadaan lebih dari 100.000 penghuni di dalam kawasan, serta lebih dari 400.000 pelanggan potensial di area sekitar. Wilayah ini juga memiliki posisi strategis karena berpotensi menjadi titik temu untuk wilayah Bekasi Utara, Selatan, Timur, dan Barat.
Bangunan ini dirancang dengan gaya modern kontemporer dengan pilihan jumlah lantai berkisar antara dua hingga tiga tingkat. Desain bangunan menyertakan pilihan konsep sky terrace untuk keperluan bisnis kafe, lounge, maupun tempat kuliner, serta pilihan konsep full facade untuk kebutuhan klinik, kantor, ruang pameran, tempat pangkas rambut, jasa binatu, hingga ritel modern.
Tampilan luar bangunan didesain dengan garis vertikal, bukaan kaca berukuran lebar, serta sentuhan warna earthy modern. Kawasan ruko ini juga ditunjang dengan ketersediaan fasilitas area parkir kendaraan yang luas.
Unit properti komersial ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 1,7 miliar. Pihak pengembang juga menyediakan program Insentif Buka Usaha guna memberikan dukungan bagi para penyewa maupun pemilik bisnis yang bergabung di kawasan tersebut.