Lima Studio Film Raksasa Berebut Hak Adaptasi Game Battlefield

Lima Studio Film Raksasa Berebut Hak Adaptasi Game Battlefield
Foto: Ilustrasi Lima Studio Film Raksasa Berebut Hak Adaptasi Game Battlefield.

Industri perfilman Hollywood kini sedang diramaikan oleh persaingan sengit antara lima studio besar untuk mendapatkan hak adaptasi gim legendaris Battlefield. Dilansir dari Suara, tren adaptasi video game ke layar lebar memang tengah melonjak drastis pasca kesuksesan besar beberapa judul sebelumnya.

Laporan media industri hiburan The Wrap mengungkapkan bahwa Warner Bros. Discovery, Amazon MGM Studios, Sony, Universal, dan Netflix telah mengajukan penawaran serius. Ketertarikan para raksasa hiburan ini dipicu oleh keterlibatan nama-nama besar di balik proyek tersebut.

Sutradara Christopher McQuarrie, yang dikenal lewat kesuksesan waralaba Mission: Impossible dan penulisan skenario Top Gun: Maverick, dikabarkan akan menyutradarai sekaligus menulis film ini. Selain itu, aktor peraih Oscar Michael B. Jordan juga terikat sebagai produser dan berpotensi menjadi pemeran utama.

Kombinasi antara kekayaan intelektual (IP) gim yang populer dengan duo sineas papan atas ini membuat nilai proyek Battlefield sangat diperhitungkan. Hal ini sejalan dengan fenomena box office saat ini, di mana film seperti The Super Mario Bros. Movie dan Sonic the Hedgehog terbukti memiliki basis pasar yang sangat loyal.

The Super Mario Galaxy Movie sendiri tercatat berhasil meraup pendapatan hingga 635 juta dolar AS atau setara Rp10,1 triliun hanya dalam sepuluh hari penayangannya. Keberhasilan ini memotivasi studio untuk segera mengamankan judul-judul besar lainnya seperti Call of Duty, The Legend of Zelda, hingga Helldivers.

Popularitas Battlefield sendiri sedang berada di titik tertinggi setelah Battlefield 6 menjadi rilis gim terbesar pada tahun 2025. Mengutip laporan VGC, gim genre FPS ini berhasil mencatatkan penjualan fantastis hingga mencapai 20 juta kopi secara global.

Di tengah persaingan ini, Paramount menjadi satu-satunya studio besar yang absen dalam perebutan hak Battlefield. Langkah tersebut diambil karena mereka telah fokus mengembangkan proyek film dari kompetitor utamanya, yakni Call of Duty.

Proses negosiasi diperkirakan akan berlangsung alot dengan nilai kontrak yang sangat tinggi. Tim kreatif di balik film Battlefield dikabarkan sangat mengincar perilisan bioskop secara luas, sebuah syarat yang mungkin menjadi tantangan tersendiri bagi platform streaming seperti Netflix.

Artikel terkait

Rekomendasi