Wealth Management Specialist PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Imelda Rani, membagikan strategi pengelolaan keuangan bagi lulusan baru (fresh graduate) dalam diskusi Investortrust Goes to Campus di Universitas Tarumanagara Jakarta pada Kamis (19/10/2023).
Langkah menabung dinilai efektif untuk melindungi kelompok Gen Z dari ancaman utang, perilaku konsumtif, hingga penipuan berkedok investasi. Strategi ini menjadi fondasi bagi mereka yang baru saja meniti karier agar tetap memiliki perencanaan keuangan yang sehat.
Penerapan disiplin keuangan dapat dimulai melalui pemisahan rekening secara sadar. Imelda Rani menyarankan penggunaan fitur perbankan untuk memastikan alokasi dana tabungan tetap terjaga setiap bulannya, sebagaimana dilansir dari Investortrust.
ÔÇ£Bikin debet otomatis ke rekening tabungan dan buatlah rekening terpisah untuk tujuan menabung,ÔÇØ ujar Imelda Rani, Wealth Management Specialist PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN).
Rani memaparkan bahwa fenomena saat ini menunjukkan banyak lulusan baru yang memiliki rencana besar setelah menyelesaikan pendidikan. Beragam pilihan diambil mulai dari jalur profesional hingga ranah privat.
ÔÇ£Menurut Rani, umumnya para Gen Z yang baru lulus kuliah atau lulus sekolah ingin langsung mendapatkan pekerjaan atau membuka bisnis. ÔÇ£Bahkan ada yang langsung menikah,ÔÇØ tutur dia.
Sebagai solusi praktis, Rani memperkenalkan metode pengelolaan dana yang membagi pendapatan ke dalam tiga pos utama. Formula ini dirancang agar individu tetap bisa menikmati hasil jerih payahnya tanpa mengabaikan masa depan finansial.
ÔÇ£Rani juga membagikan tips "Aturan 50-30-20". Dalam aturan ini, setiap individu harus mengalokasikan 50% pendapatannya untuk kebutuhan hidup sehari-hari, 30% untuk pengeluaran diskresi atau keinginan, serta 20% untuk tabungan dan investasi.
Penjelasan lebih detail mengenai alokasi tersebut mencakup kebutuhan pokok hingga hiburan. Porsi terbesar tetap diprioritaskan untuk pemenuhan kebutuhan dasar hidup sehari-hari.
ÔÇ£Saya punya rumus How to handle your money like a pro lewat The 50-30-20 Rule. Jadi, 50% untuk kebutuhan pokok, 30% untuk keinginan, misalnya menonton konser dan lainnya, serta 20% untuk tabungan dan investasi,ÔÇØ papar Rani.
Prinsip kehati-hatian dalam berinvestasi juga menjadi penekanan utama bagi para anak muda. Rani mengingatkan pentingnya menjaga aset agar tidak mengalami kerugian akibat keputusan yang terburu-buru.
ÔÇ£Itu pengingat sederhana namun mengena bagi setiap orang untuk membuat keputusan keuangan yang bijaksana,ÔÇØ tandas dia.