Ekosistem startup energi dan lingkungan hidup di Indonesia menunjukkan taji di panggung internasional. Dilansir dari Media Indonesia, sepuluh startup terbaik binaan program MAJU:ON resmi memasuki fase baru menuju pasar investasi global.
Fase baru ini dimulai melalui ajang MAJU:ON Final Demo Day yang digelar di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta, pada 21 Mei 2026. Program ini diinisiasi oleh SK Innovation E&S bersama UD Impact sebagai jembatan strategis bagi wirausahawan muda Indonesia.
Melalui program tersebut, para pelaku usaha muda difasilitasi untuk mengakses pendanaan, jaringan global, hingga peluang ekspansi bisnis lintas negara. Agenda ini dihadiri lebih dari 200 peserta dari Kementerian ESDM, Kementerian Investasi (BKPM), Kementerian Koperasi dan UKM, KOMDIGI, hingga Kedutaan Besar Korea di Indonesia.
Salah satu daya tarik utama dalam Demo Day ini adalah mock investment session. Dalam sesi ini, para hadirin dan investor mengalokasikan dana virtual kepada startup yang dinilai paling potensial.
Hasil simulasi ini bersama penilaian dewan juri ahli menjadi penentu kemenangan bagi para peserta. GISACT berhasil mengamankan posisi pertama berkat platform analisis informasi spasial berbasis data geografis.
Teknologi tersebut dinilai memiliki diferensiasi tinggi karena mampu diaplikasikan di berbagai sektor krusial. Aplikasi teknologi ini meliputi mitigasi bencana hingga optimasi pertanian.
| Peringkat / Penghargaan | Nama Startup | Fokus Inovasi | Hadiah Tunai |
|---|---|---|---|
| Juara 1 | GISACT | Analisis data spasial untuk mitigasi bencana & pertanian. | USD 4.000 |
| Juara 2 | AIGRA | Sistem AI untuk mencegah pembusukan produk pertanian. | USD 2.500 |
| Juara 3 | Lifeguards | Teknologi pengawet kesegaran buah dan sayuran. | USD 1.500 |
| Penghargaan Khusus | Aruponic | Inovasi sektor lingkungan/pertanian. | Akses Jaringan Global |
| Penghargaan Khusus | WearaTech | Inovasi teknologi berkelanjutan. | Akses Jaringan Global |
Akses Pendanaan dan Jaringan Internasional
Dukungan bagi para pemenang tidak berhenti pada hadiah tunai. Startup terpilih memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembiayaan melalui joint fund yang dibentuk oleh UD Impact dan ANGIN (Angel Investment Network Indonesia).
Fasilitas ini memungkinkan pinjaman tanpa bunga hingga 20 juta KRW untuk mendukung tahap komersialisasi. Nilai dalam mata uang Rupiah akan menyesuaikan kurs yang berlaku.
Selain itu, pada September mendatang, para pemenang dijadwalkan mengikuti konferensi IndonesiaÔÇôKorea untuk berkolaborasi dengan wirausahawan muda Korea Selatan. Langkah ini mempertegas posisi MAJU:ON sebagai pipeline investasi terstruktur.
Program ini mengawal startup dari tahap inkubasi ide hingga validasi bisnis skala global. Sistem pendampingan tersebut berjalan intensif untuk memastikan kesiapan komersialisasi produk di pasar internasional.
"Melalui MAJU:ON, saya menyaksikan potensi yang tak terbatas dari para wirausahawan muda Indonesia. Kami berharap program ini dapat menjadi jembatan yang menghubungkan ekosistem industri Indonesia dan Korea,"Ujar Shon Dong-Kun, Head of SK Innovation E&S Indonesia.
Selama 10 bulan pelaksanaannya, MAJU:ON telah menjaring 130 tim dengan lebih dari 460 wirausaha muda. Dengan kesuksesan putaran pertama ini, SK Innovation E&S berkomitmen untuk melanjutkan program ke putaran berikutnya guna memperkuat ekosistem ekonomi hijau di Indonesia.