Kebutuhan akses pembiayaan yang praktis membuat layanan pinjaman daring kian diminati sebagai alternatif pemenuhan dana darurat. Kendati demikian, pemahaman menyeluruh terhadap struktur biaya pinjaman menjadi aspek krusial yang harus diperhatikan konsumen.
Dikutip dari Investor Daily, platform pinjaman daring SPinjam meminta para pengguna untuk mencermati informasi pinjaman secara gamblang. Hal ini mencakup komponen biaya, masa tenor, hingga rincian pembayaran yang harus diselesaikan.
Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengambil keputusan finansial yang bijak. Selain itu, konsumen diharapkan mampu memanfaatkan layanan pinjaman daring secara terukur, sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.
"Kami memahami bahwa seiring meningkatnya inklusi dan literasi finansial di Indonesia, transparansi biaya menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam memilih layanan pinjaman daring," kata Direktur Utama PT Lentera Dana Nusantara Jonathan Christianto dalam keterangan persnya, Selasa (26/5/2026).
Guna mendukung hal tersebut, SPinjam mengusung kampanye "Jelas Tanpa Jebakan" yang menitikberatkan pada aspek kejelasan serta transparansi informasi biaya. Jonathan Christianto menjelaskan bahwa kampanye ini menjadi wujud komitmen platform dalam memperkuat proteksi konsumen sekaligus mendukung inklusi keuangan.
"Komitmen tersebut didasari oleh prinsip bahwa kemudahan akses pendanaan perlu diimbangi dengan transparansi informasi, sehingga masyarakat dapat menggunakan layanan pindar dengan pertimbangan yang matang. Dengan begitu, layanan pindar dapat digunakan untuk menunjang produktivitas, serta menjadi opsi alat bantu untuk mencapai tujuan finansial jangka panjang," jelas Jonathan.
Dalam skema yang ditawarkan, SPinjam menyediakan bunga pinjaman sebesar 1,8% per bulan atau setara dengan 0,06% per hari. Platform ini juga membebaskan biaya administrasi bagi pengguna yang mengajukan pinjaman pertama tanpa adanya biaya tambahan.
Fasilitas ini menyediakan limit pinjaman hingga nominal Rp100.000.000. Konsumen diberikan pilihan jangka waktu pengembalian yang bervariasi, mulai dari tenor 2, 3, 6, 9, 12, hingga 24 bulan dengan proses pengajuan tanpa agunan yang hanya memerlukan KTP.
"Kami mengajak masyarakat untuk dapat memanfaatkan layanan pindar dengan terukur dan bijaksana, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak dan menyesuaikan besaran pinjaman serta tenor dengan kemampuan pembayaran," tegas Jonathan.