Aplikasi ShopeePay meluncurkan kampanye 'Pasti Gratis Kirim Uang' untuk membebaskan biaya admin transfer ke seluruh bank dan dompet digital tanpa minimum transaksi. Kebijakan ini dihadirkan guna menghemat pengeluaran pengguna akibat akumulasi biaya transaksi harian digital yang tinggi.
Layanan bebas biaya transfer ini mencakup pengiriman dana ke berbagai e-wallet seperti Dana, OVO, hingga GoPay. Berdasarkan laporan dari Detik Finance pada Rabu (20/5/2026), inovasi ini ditujukan untuk menciptakan efisiensi transaksi finansial masyarakat di dalam satu aplikasi saja.
President Director ShopeePay Indonesia, Eka Nilam menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kenyamanan pengguna. Layanan gratis ini juga mencakup aktivitas top up serta penarikan tunai.
"Kampanye 'Pasti Gratis' merupakan komitmen terbaru dari ShopeePay, di mana kami memberikan benefit transfer gratis ke sesama e-wallet maupun ke rekening bank sepuasnya," ujar Eka Nilam, di Oakwood Suites, Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Langkah pembebasan tarif transaksi ini diambil menyusul pergeseran kebiasaan masyarakat Indonesia yang kini semakin bergantung pada metode pembayaran nontunai untuk keperluan harian.
"Tidak hanya untuk transfer uang, tetapi juga untuk top up saldo dan tarik tunai, semuanya gratis. Kenapa ini penting? Karena sekarang aktivitas finansial masyarakat sudah semakin cashless. Mulai dari transfer dana untuk bayar patungan, belanja online, hingga berbagai transaksi sehari-hari lainnya," lanjut Eka Nilam, President Director ShopeePay Indonesia.
Pihak manajemen menilai nominal biaya administrasi per transaksi yang kecil berpotensi menumpuk menjadi pengeluaran besar jika terjadi secara terus-menerus.
"Biaya admin mungkin terlihat kecil, seperti Rp2.500 atau Rp6.500. Tetapi kalau frekuensinya sering, lama-lama jadi besar juga. Karena itu kami ingin menghilangkan hambatan tersebut dengan menghadirkan komitmen "Pasti Gratis", agar pengguna bisa lebih efisien dan nyaman saat menggunakan ShopeePay," kata Eka Nilam, President Director ShopeePay Indonesia.
Gaya hidup digital ini dinilai sangat berkembang pesat oleh Brand Ambassador ShopeePay, Habib Ja'far. Ia melihat mayoritas masyarakat saat ini sudah mulai meninggalkan dompet fisik dalam aktivitas harian mereka.
"Pertama kali kami menerima tawaran kampanye ini, ternyata sangat relevan dengan kehidupan sekarang. Orang-orang sudah jarang membawa dompet fisik dan lebih mengandalkan dompet digital," ujar Habib Ja'far, Brand Ambassador ShopeePay.
Faktor kepastian hukum kepuasan konsumen dinilai menjadi nilai tambah utama dari program gratis administrasi yang dikeluarkan oleh ShopeePay ini.
"Menurut saya, yang paling menarik dari ShopeePay adalah kata 'pasti'-nya. Banyak yang menawarkan gratis ini dan itu, tetapi belum tentu ada kepastiannya. ShopeePay hadir dengan jaminan 'Pasti Gratis', dan itu penting sekali bagi pengguna," tutur Habib Ja'far, Brand Ambassador ShopeePay.
Selain kemudahan transaksi komersial, fitur di dalam platform digital ini juga dirancang untuk memfasilitasi kegiatan sosial keagamaan para penggunanya.
"Yang saya suka, ShopeePay juga mendukung kebutuhan ibadah. Mulai dari sedekah, zakat, hingga kurban bisa dilakukan lewat aplikasi. Jadi bukan hanya mempermudah kebutuhan duniawi, tapi juga kebutuhan spiritual," kata Habib Ja'far, Brand Ambassador ShopeePay.
Ditinjau dari perspektif perencana keuangan, fleksibilitas dalam pengelolaan dana sangat dibutuhkan masyarakat di tengah situasi ekonomi nasional yang dinamis saat ini.
"Sangat penting. Sekarang kondisi ekonomi membuat banyak orang tidak menerima penghasilan secara tetap setiap bulan. Karena itu pengelolaan uang harus lebih fleksibel," ujar Prita Ghozie, Principal Consultant & CEO Zapfinance.
Sistem pencatatan keuangan berdasarkan alokasi kebutuhan atau mental accounting dapat membantu masyarakat menjaga stabilitas finansial mandiri mereka.
"Salah satu konsep yang sering saya jelaskan adalah mental accounting, yaitu membagi pengeluaran berdasarkan kebutuhan. Misalnya mingguan atau harian, bukan hanya bulanan," kata Prita Ghozie, Principal Consultant & CEO Zapfinance.
Keberadaan biaya administrasi tambahan yang berulang sering kali menjadi kendala psikologis bagi masyarakat untuk memisahkan tabungan serta pengeluaran mereka.
"Masalahnya, banyak orang enggan membagi transfer uang karena takut terkena biaya admin berkali-kali. Jadi ketika ShopeePay menghadirkan transfer gratis sepuasnya, ini menjadi solusi yang sangat membantu," tambah Prita Ghozie, Principal Consultant & CEO Zapfinance.
ShopeePay membatasi kuota gratis isi saldo hingga 25 kali per bulan lewat mitra retail seperti Alfamart, Indomaret, Circle K, dan Kantor Pos Indonesia. Layanan gratis tarik tunai dibatasi hingga 5 kali sebulan di Indomaret dan Alfamart.