Semen Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 80 Miliar Kuartal I-2026

Semen Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 80 Miliar Kuartal I-2026
Foto: Ilustrasi Semen Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp 80 Miliar Kuartal I-2026.

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba bersih senilai Rp 80 miliar pada kuartal I-2026, mengalami lonjakan pertumbuhan sebesar 89 persen secara tahunan.

Peningkatan keuntungan korporasi tersebut dipengaruhi oleh pertumbuhan volume penjualan domestik yang mencapai 6,54 juta ton, meskipun kualitas profitabilitas perusahaan saat ini masih dibayangi tingginya beban biaya produksi, sebagaimana dilansir dari Investasi.

Hasil penjualan emiten berkode saham SMGR ini tercatat menyentuh angka Rp 8,29 triliun atau naik sebesar 8 persen secara tahunan, dengan kontribusi semen kantong yang naik menjadi 75 persen dari bauran volume domestik.

Kendati demikian, kinerja operasional ini memicu penurunan margin EBITDA menjadi 13 persen serta margin EBIT menjadi 3 persen akibat lonjakan pengeluaran pada sektor energi dan overhead.

Analis J.P. Morgan, Arnanto Januri dan Benny Kurniawan memberikan sorotan khusus terhadap struktur pengeluaran perseroan yang dinilai menghambat optimalisasi keuntungan operasional melalui riset tertulis mereka.

"Pendapatan kuartal I-2026 tumbuh 8% YoY, ditopang kenaikan volume penjualan semen domestik. Namun, pertumbuhan laba secara absolut hanya sekitar Rp 37 miIiar yang menunjukkan biaya masih tinggi dan menggerus operating leverage," tulis Arnanto Januri dan Benny Kurniawan dalam risetnya.

Kedua analis keuangan tersebut menerangkan bahwa biaya bahan bakar dan energi per ton melonjak masing-masing 13 persen secara kuartalan dan 3 persen secara tahunan, yang menjadi level tertinggi sejak tahun 2019.

Beban umum beserta administrasi ikut merangkak naik sebesar 11 persen, sementara pos pengeluaran overhead lainnya juga mengalami pembengkakan hingga 13 persen secara tahunan.

Kondisi makroekonomi yang belum sepenuhnya pulih serta ketatnya persaingan harga dari produsen regional membuat J.P. Morgan tetap mempertahankan rekomendasi underweight untuk saham SMGR dengan target harga Rp 2.100 per saham.

Artikel terkait

Rekomendasi