Sektor properti saat ini menghadapi tuntutan untuk mengadopsi standar baru yang lebih mumpuni guna menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Langkah ini krusial untuk memastikan pengembang lokal tetap kompetitif di pasar regional yang semakin terbuka, seperti dilansir dari Kompas pada Selasa (12/5/2026).
General Manager PropertyGuru Asia Property Awards & Events, Jules Kay, memberikan penegasan bahwa ajang penghargaan bukan sekadar acara seremoni. Menurutnya, penghargaan industri telah bertransformasi menjadi instrumen penting untuk mengapresiasi karya-karya terbaik di kawasan tersebut.
"Hal ini penting mengingat pasar properti Asia Pasifik kini semakin terintegrasi, di mana pengembang lokal harus mampu bersaing secara head-to-head dengan pemain internasional dalam hal kualitas dan inovasi," tutur Jules, dikutip Kompas.
Peningkatan transparansi melalui proses penjurian independen yang ketat menjadi fokus utama industri untuk menghilangkan stigma negatif. Kredibilitas ini dipandang sebagai pembeda krusial bagi investor saat mengevaluasi nilai aset untuk jangka panjang.
Penyelarasan kebijakan juga menjadi sorotan dengan melibatkan kolaborasi kementerian strategis, termasuk Kementerian Investasi serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Sinergi ini diharapkan mampu mempermudah masuknya modal melalui skema kemitraan institusional yang lebih tertata.
Dukungan pemerintah dalam bentuk kepastian hukum, kemudahan perizinan, dan insentif sangat dibutuhkan karena properti kini dianggap sebagai bagian vital dari infrastruktur ekonomi. Tata kelola investasi yang sehat menjadi target utama dari sinkronisasi regulasi ini.
Program penghargaan industri properti telah menyusun jadwal strategis untuk tahun 2026 yang dimulai dengan batas akhir pendaftaran pada 4 September. Tanggal tersebut menjadi awal seleksi ketat bagi entitas properti yang ingin menguji standar mereka di tingkat internasional.
Puncak acara di tingkat nasional akan diselenggarakan melalui gala dinner di Jakarta pada 13 November 2026 untuk menentukan perwakilan Indonesia. Kompetisi kemudian berlanjut ke babak Grand Final yang dijadwalkan berlangsung di Bangkok pada 11 Desember 2026.