Sistem pembelajaran jarak jauh secara daring akan segera diterapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan wilayah Makkah bagi sejumlah sekolah di area tersebut. Kebijakan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah Arab Saudi untuk menjamin kelancaran operasional selama musim haji 2026.
Dikutip dari Detikcom, penerapan sistem pendidikan online ini bertujuan agar kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung efektif tanpa mengganggu aktivitas siswa di tengah padatnya musim haji. Keputusan ini juga telah dilaporkan secara resmi melalui Saudi Gazette.
Otoritas pendidikan di Makkah akan mengoptimalkan penggunaan platform Madrasati serta berbagai layanan digital lainnya. Fasilitas tersebut disiapkan agar interaksi antara pengajar dan siswa tetap terjaga meski dilakukan dari jarak jauh.
Pemerintah Saudi mengupayakan pengurangan kepadatan lalu lintas di kota suci guna mempermudah mobilitas jutaan jamaah yang datang. Penekanan jumlah kendaraan di jalan raya menjadi fokus utama melalui pengurangan aktivitas fisik di sekolah.
Aktivitas di Makkah, khususnya di sekitar Masjidil Haram dan jalur-jalur utama, selalu mengalami lonjakan signifikan setiap musim haji. Dengan menekan jumlah perjalanan sekolah, ruang jalan diharapkan lebih lega bagi pergerakan jamaah serta petugas layanan kesehatan dan keamanan.
Langkah ini juga selaras dengan skema pengaturan transportasi yang disusun oleh aparat keamanan setempat. Koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk memastikan sistem pendukung haji bekerja optimal tanpa hambatan mobilitas yang berarti.
Jadwal dan Kriteria Sekolah
Pelaksanaan pembelajaran daring ini dijadwalkan mulai berlaku pada pekan depan, tepatnya sejak 12 Mei 2026. Penentuan sekolah yang terdampak didasarkan pada posisi geografis serta urgensi operasional di lapangan selama prosesi ibadah haji berlangsung.
Terdapat beberapa kategori sekolah yang diwajibkan beralih ke sistem daring, antara lain:
- Sekolah yang berlokasi di kawasan pusat Haram atau area sekitar Masjidil Haram.
- Lembaga pendidikan yang berada di jalur utama transportasi, seperti Jalan Lingkar Kedua dan Jalan Lingkar Ketiga.
- Sekolah yang fasilitasnya dialihfungsikan sebagai pusat operasional bagi instansi pemerintah yang melayani jamaah.
Departemen Pendidikan Makkah memastikan telah membangun koordinasi intensif dengan seluruh pihak terkait untuk menjaga stabilitas layanan pendidikan. Tenaga pengajar diinstruksikan untuk memantau platform digital secara aktif agar seluruh siswa dapat mengikuti kurikulum sesuai jadwal yang telah ditetapkan.