Satangair Pusbekangad Perkuat Operasi Militer dan Kemanusiaan TNI AD

Satangair Pusbekangad Perkuat Operasi Militer dan Kemanusiaan TNI AD
Foto: Ilustrasi Satangair Pusbekangad Perkuat Operasi Militer dan Kemanusiaan TNI AD.

Satuan Angkutan Perairan (Satangair) di bawah Pusbekangad menjalankan peran krusial dalam mendukung Operasi Militer untuk Perang (OMP) serta Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di seluruh wilayah perairan Indonesia pada Jumat (11/4/2025). Satuan khusus TNI Angkatan Darat ini bertugas memastikan kelancaran logistik dan mobilisasi pasukan baik dalam kondisi konflik maupun situasi damai.

Eksistensi Satangair mencakup keterlibatan dalam berbagai peristiwa bersejarah nasional, termasuk penugasan pada Operasi Trikora guna mengembalikan Irian Barat ke pangkuan Republik Indonesia. Dilansir dari Nasional, satuan ini tidak hanya beroperasi di zona peperangan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam misi kemanusiaan saat terjadi bencana alam di wilayah terpencil.

Kesiapan operasional Satangair didukung oleh kepemilikan alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang mumpuni untuk menembus medan sulit. Satuan ini telah dilengkapi dengan armada modern seperti Tank Boat dan Hovercraft yang mampu menjangkau area perairan ganas yang tidak dapat diakses oleh kapal angkut biasa.

Komandan Satangair, Kolonel Cba Putra Bungsu Usman Tanjung, memaparkan detail operasional satuan tersebut dalam sebuah diskusi mendalam di Markas Satangair, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Penjelasan mengenai sejarah dan kapabilitas unit ini menjadi bagian dari dokumentasi Brigade Podcast Kompas.com.

"Operasi" ujar Kolonel Cba Putra Bungsu Usman Tanjung, Komandan Satangair.

Pembahasan mengenai peran strategis Satangair tersebut disiarkan secara daring untuk memberikan gambaran kepada publik mengenai fungsi vital angkutan perairan TNI AD. Fokus utama unit tetap pada penguatan pertahanan negara dan kecepatan respons terhadap kondisi darurat di wilayah perairan nusantara.

Artikel terkait

Rekomendasi