Samsung secara resmi mulai mendistribusikan pembaruan sistem operasi One UI 8.5 secara bertahap sejak pekan ini dengan fokus pada penguatan fitur kecerdasan buatan dan desain antarmuka baru. Peluncuran perdana perangkat lunak tersebut dimulai di Korea Selatan pada 6 Mei 2026 bagi pengguna seri Galaxy S25 serta perangkat lipat generasi terbaru.
Sebagaimana dilansir dari Teknologi, pembaruan ini menjadi langkah strategis bagi perusahaan karena menargetkan lini perangkat Galaxy yang dirilis dalam tiga hingga empat tahun terakhir. Setelah peluncuran di Korea Selatan, gelombang distribusi global dijadwalkan menyusul pada 11 Mei 2026 yang mencakup wilayah Asia Tenggara, Eropa, India, Amerika Utara, hingga Taiwan.
Sistem One UI 8.5 dibangun dengan basis Android 16 dan diposisikan sebagai penyempurnaan signifikan antara versi 8.0 dan 9.0 yang direncanakan hadir akhir tahun ini. Fokus utama pengembangan terletak pada sektor Galaxy AI, termasuk perluasan fitur penyaringan panggilan otomatis lewat asisten Bixby serta fitur Now Nudge yang memberikan saran kontekstual saat mengetik.
Peningkatan fungsionalitas juga menyentuh aspek multimedia, di mana fitur penghapus audio kini terintegrasi dengan aplikasi pihak ketiga seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Selain itu, pengguna diberikan kemampuan mengedit foto melalui perintah teks sederhana untuk menghapus objek atau mengubah warna gambar secara otomatis.
Pada aspek visual dan keamanan, Samsung menyertakan efek transparan baru pada antarmuka serta panel cepat yang dapat diatur ulang sepenuhnya oleh pengguna. Fitur keamanan juga diperketat melalui peringatan privasi untuk aplikasi yang agresif mengambil data, serta proteksi pencurian yang mengunci perangkat secara otomatis jika terjadi kegagalan login berulang kali.
Daftar perangkat yang dipastikan menerima pembaruan ini meliputi seri Galaxy S26, S25, S24, S23, hingga S22, serta lini tablet Galaxy Tab S11 dan S10. Sementara itu, pengguna seri menengah seperti Galaxy A, M, dan F di wilayah Indonesia diperkirakan mulai menerima notifikasi pembaruan secara bertahap pada periode pertengahan Mei hingga Juni 2026.