Menjelang peringatan Hari Lahir Pancasila, pemandangan berbeda terlihat di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-alun Sasana Langen Putra, Sragen, pada Minggu (31/5/2026). Ratusan hingga ribuan warga tampak memadati area tersebut untuk ikut serta dalam kegiatan sosial yang digelar oleh Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Sragen.
Organisasi tersebut membagikan ribuan porsi nasi tumpang secara gratis kepada para pengunjung yang hadir di jantung kota Bumi Sukowati tersebut. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus merayakan momen bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua MPC Pemuda Pancasila Sragen, Sigit Waskito M., yang didampingi oleh sejumlah pengurus teras organisasi. Tampak hadir Wakil Ketua MPC Giyanta, Sekretaris MPC Dwi Ismanto, beserta jajaran pengurus cabang dan para ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari wilayah Kota Sragen serta daerah sekitarnya.
Daftar distribusi dan sasaran kegiatan sosial Pemuda Pancasila Sragen:
- Pembagian ribuan porsi nasi tumpang khas Sragen kepada masyarakat umum dan pengunjung CFD.
- Penyediaan 3.000 mushaf Al-Qur'an yang ditargetkan untuk sejumlah pondok pesantren di wilayah Sragen.
- Pemberdayaan ekonomi lokal dengan memborong dagangan dari para penjual nasi tumpang di sekitar kota.
- Sosialisasi nilai-nilai pengabdian masyarakat dalam rangka menyambut Hari Lahir Pancasila dan Hari Jadi Sragen.
Melalui daftar kegiatan tersebut, organisasi ini berupaya menyentuh berbagai lapisan masyarakat, mulai dari warga umum hingga institusi pendidikan agama di pelosok desa.
Antusiasme Masyarakat dalam Pembagian Nasi Tumpang
Ribuan porsi sarapan pagi berupa nasi tumpang tersebut dibagikan kepada pengunjung di sepanjang area Alun-alun hingga jalan di depan eks Kantor Pemda Sragen. Masyarakat menyambut program ini dengan sangat luar biasa, terbukti dari antrean yang mengular sejak pagi hari.
Seluruh porsi yang disediakan habis terjual dalam waktu yang relatif singkat, yakni hanya sekitar dua jam saja. Dimulai sejak pukul 07.00 WIB, stok nasi tumpang tersebut sudah ludes diserbu warga pada pukul 09.00 WIB.
Wakil Ketua MPC Pemuda Pancasila Sragen, Giyanta, menjelaskan bahwa pemilihan menu nasi tumpang bukan tanpa alasan yang kuat. Menurutnya, nasi tumpang adalah kuliner identitas yang sangat melekat dan menjadi favorit masyarakat Kabupaten Sragen.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir Pancasila sekaligus merayakan Hari Jadi ke-280 Kabupaten Sragen. Kami sengaja memborong nasi tumpang dari para pedagang lokal di Kota Sragen untuk dibagikan kembali kepada masyarakat,” ungkap Giyanta saat ditemui wartawan di lokasi kegiatan.
Rencana Penyaluran Ribuan Mushaf Al-Qur'an
Selain aksi berbagi makanan, MPC Pemuda Pancasila Sragen juga telah menyiapkan agenda besar lainnya berupa penyaluran 3.000 mushaf Al-Qur'an. Bantuan kitab suci ini direncanakan akan didistribusikan ke tiga pondok pesantren yang tersebar di wilayah Sragen.
Namun, jadwal penyerahan bantuan tersebut terpaksa mengalami penundaan sementara karena adanya agenda kegiatan lain di wilayah hukum Sragen. Giyanta menyebutkan bahwa pihaknya tengah mencari waktu yang paling tepat untuk melaksanakan distribusi tersebut agar berjalan kondusif.
“Mengingat ada agenda dari salah satu perguruan silat di wilayah ini, pembagian Al-Qur'an kami tunda sebentar. Kami menunggu momentum yang lebih pas agar acara penyaluran dapat berlangsung dengan lancar,” tambahnya memberikan penjelasan.
Perlu diketahui bahwa 3.000 mushaf Al-Qur'an ini merupakan bagian dari bantuan total 10.000 unit yang disalurkan oleh Yayasan Pemuda Pancasila Jawa Tengah. Penyerahan secara simbolis dari pihak yayasan kepada Pemerintah Kabupaten Sragen sendiri sebelumnya telah dilakukan melalui Bupati Sragen.
Rencana titik distribusi bantuan mushaf Al-Qur'an di Kabupaten Sragen:
| Nama Institusi Penerima | Lokasi Wilayah | Status Distribusi |
|---|---|---|
| Pondok Pesantren Nurul Huda | Desa Plosorejo, Kec. Gondang | Terjadwal |
| Pondok Pesantren Walisongo | Desa Plumbungan, Kec. Karangmalang | Terjadwal |
| Pondok Pesantren Wilayah Blimbing | Desa Blimbing, Kec. Sambirejo | Terjadwal |
Tabel di atas menunjukkan bahwa jangkauan bantuan ini mencakup beberapa kecamatan di Sragen guna memastikan pemerataan akses sarana ibadah di pesantren.
Menghapus Stigma Negatif Melalui Aksi Nyata
Giyanta menekankan bahwa berbagai aksi sosial yang dilakukan ini bertujuan untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap organisasi kepemudaan. Respons positif yang diterima menunjukkan bahwa masyarakat mulai melihat sisi humanis dari Pemuda Pancasila melalui aksi yang nyata dan bermanfaat.
Dirinya menilai bahwa langkah sederhana seperti berbagi makanan memiliki dampak psikologis yang luar biasa bagi warga. Aksi ini juga menjadi bukti bahwa organisasi tetap mengedepankan kesantunan dan jauh dari kesan arogan saat bersentuhan dengan publik.
“Pemuda Pancasila ingin hadir sebagai embrio kepemudaan yang aktif menghidupkan semangat pengabdian di tengah masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan serta ketertiban lingkungan secara bersama-sama,” tuturnya penuh semangat.
Menutup pernyataannya, Giyanta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai Hari Lahir Pancasila dan Hari Jadi Sragen dengan semangat kolaborasi. Ia berharap masyarakat Sragen bisa bersatu dalam merawat wilayah yang Aman, Sehat, Rapi, dan Indah (ASRI) demi kemajuan daerah di masa depan.