Saham Grup Prajogo Pangestu Anjlok Tekan Pergerakan IHSG

Saham Grup Prajogo Pangestu Anjlok Tekan Pergerakan IHSG
Foto: Ilustrasi Saham Grup Prajogo Pangestu Anjlok Tekan Pergerakan IHSG.

Saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu mengalami penurunan tajam pada sesi satu perdagangan Kamis (21/5/2026) akibat sentimen negatif keluarnya sejumlah emiten grup tersebut dari indeks global Morgan Stanley Capital International atau MSCI.

Kemerosotan jajaran saham ini menjadi faktor utama yang memicu kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga menjelang penutupan sesi pertama hari ini, sebagaimana dilansir dari Money.

Data perdagangan menunjukkan saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) langsung menyentuh batas auto reject bawah (ARB) dengan anjlok 14,66 persen ke level Rp 2.270 dari harga pembukaan Rp 2.450.

Koreksi besar juga melanda PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang merosot 13,08 persen ke posisi 1.495, serta PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang turun 11,47 persen menuju level Rp 2.470.

Emiten lain dalam grup ini, yaitu PT Petrosea Tbk (PTRO) melemah 12,25 persen ke Rp 3.510, disusul PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang turun 11,02 persen ke posisi Rp 525.

Penurunan kinerja saham juga dialami oleh PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) sebesar 8,23 persen ke level Rp 725, melengkapi tren koreksi yang mencapai lebih dari 50 hingga 75 persen dari posisi puncak sepanjang tahun berjalan.

Dampak dari kejatuhan massal saham grup ini membuat IHSG terpuruk hingga 175,476 poin atau 2,78 persen ke level 6.143,023 pada pukul 11:46 WIB.

Kondisi pasar secara keseluruhan didominasi oleh pergerakan 591 saham di zona merah, berbanding terbalik dengan 121 saham yang menguat dan 99 saham stagnan.

Transaksi perdagangan di Bursa Efek Indonesia tercatat ramai dengan volume 18,908 milar saham senilai Rp 9,345 triliun, yang sekaligus menggerus kapitalisasi pasar menjadi Rp 10.635,303 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi