Saham emiten yang dikendalikan oleh Garibaldi Thohir, atau yang akrab disapa Boy Thohir, menunjukkan tren penguatan yang gemilang sepanjang year to date (ytd) 2026. Dilansir dari Investortrust, empat saham di bawah naungannya bahkan berhasil menembus daftar top 10 leader saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Emiten yang terafiliasi dengan Boy Thohir meliputi PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS). Selain itu, ia juga memiliki kepemilikan saham di PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM), PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA), PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN), dan PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF).
Lonjakan pesat pada sejumlah saham tersebut berbanding terbalik dengan kondisi konglomerasi lain yang justru merosot tajam. Beberapa di antaranya yang mengalami penurunan dalam adalah kelompok konglomerasi Prajogo Pangestu, Happy Hapsoro, Sinarmas, hingga Haji Isam.
Berdasarkan data pergerakan harga saham, AADI membukukan kenaikan tertinggi sebesar 64,54% sepanjang ytd. Langkah ini diikuti oleh saham EMAS yang melesat 60,81% ke posisi Rp 8.925, serta BFIN yang menguat sebesar 58,67%. Kinerja positif juga dirasakan oleh saham ESSA dengan kenaikan 41,46%, disusul MDKA dan ADRO yang masing-masing menguat 38,63% dan 38,46%.
Sementara itu, ADMR mencatatkan penguatan yang cenderung moderat, yaitu sebesar 12,46%. Menjelang akhir April hingga awal Mei, laju kenaikan saham BFIN dan ESSA dilaporkan mengalami akselerasi yang cukup signifikan.
Di sisi lain, tidak seluruh saham dalam lingkaran grup ini berada di zona hijau. Saham TRIM mengumumkan penurunan terdalam mencapai -11,63%, diikuti oleh WOMF yang melemah sebesar 8,02%, dan PALM yang terkoreksi tipis -4,69%.
Empat emiten dari grup Boy Thohir tercatat memberikan kontribusi yang sangat positif dalam menyokong pergerakan IHSG. Saham EMAS, MDKA, dan AADI bahkan sukses menempati jajaran posisi teratas dalam daftar penyokong pasar modal tersebut.
Saham AADI menorehkan kenaikan sebesar 66,31% dan menyumbang +15,25 poin untuk IHSG. Saham EMAS yang melesat 60,81% menjadi pendorong terbesar dengan sumbangan +36,18 poin. Kemudian, MDKA menguat 41,67% dengan andil +24,93 poin, dan ADRO naik 39,23% dengan donasi sebesar +13,46 poin terhadap pergerakan IHSG.