Saham BBRI Menguat ke Level 3.220 Meski Asing Catat Net Sell

Saham BBRI Menguat ke Level 3.220 Meski Asing Catat Net Sell
Foto: Ilustrasi Saham BBRI Menguat ke Level 3.220 Meski Asing Catat Net Sell.

Harga saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengalami kenaikan sebesar 0,62 persen menjadi Rp 3.220 pada penutupan perdagangan Selasa (12/5/2026) di Bursa Efek Indonesia. Meskipun mengalami penguatan harga, investor asing justru membukukan aksi jual bersih atau net sell pada saham bank pelat merah tersebut.

Dilansir dari Investor Daily, volume perdagangan saham BBRI mencapai 151,51 juta lembar dengan frekuensi transaksi sebanyak 47.664 kali. Total nilai transaksi yang tercatat adalah Rp 484,59 miliar, sementara nilai jual bersih oleh investor asing berada di angka Rp 52,21 miliar.

Performa positif pada Selasa tersebut menandai titik balik saham BBRI setelah mengalami pelemahan dalam dua hari bursa sebelumnya. Pada perdagangan tanggal 8 dan 11 Mei, saham ini masing-masing terkoreksi sebesar 1,51 persen dan 1,84 persen sebelum akhirnya kembali ke zona hijau.

Phintraco Sekuritas memberikan rekomendasi trading buy untuk saham BBRI pada perdagangan Kamis (13/5/2026). Berdasarkan analisis teknikal, munculnya pola spinning bottom setelah pengujian Moving Average (MA) 20 di level 3.170 dianggap sebagai sinyal awal pembalikan arah atau rebound.

"Bullish divergence antara harga dan MACD sejalan dengan indikasi tersebut," kata Phintraco Sekuritas.

Lembaga broker tersebut memberikan panduan strategi investasi dengan menyarankan titik masuk di sekitar level 3.170. Phintraco Sekuritas juga menetapkan batas penghentian kerugian atau stoploss jika harga turun di bawah level 3.100 guna meminimalisir risiko bagi para pelaku pasar.

Untuk target keuntungan, Phintraco Sekuritas memproyeksikan sasaran harga pertama bagi saham Bank Rakyat Indonesia berada pada level 3.300. Sementara itu, target harga kedua ditetapkan pada level 3.440 jika tren penguatan terus berlanjut di pasar modal.

Artikel terkait

Rekomendasi