Saham BBCA Anjlok 2,46 Persen pada Perdagangan 18 Mei 2026

Saham BBCA Anjlok 2,46 Persen pada Perdagangan 18 Mei 2026
Foto: Ilustrasi Saham BBCA Anjlok 2,46 Persen pada Perdagangan 18 Mei 2026.

Saham perbankan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengalami penurunan pada sesi pertama perdagangan. Berdasarkan data yang dikutip dari Suara, saham BBCA merosot sebesar 2,46 persen atau melemah 150 poin ke tingkat harga Rp5.950 per lembar saham.

Koreksi ini terjadi setelah saham BBCA ditutup pada level Rp6.100 per lembar saham pada perdagangan sebelumnya yang berlangsung Rabu, 13 Mei 2026. Pelemahan dipicu oleh tekanan jual yang cukup tinggi.

Data dari Stockbit menunjukkan bahwa investor asing gencar melakukan aksi lepas saham terhadap BBCA pada sesi pertama tersebut. Total nilai penjualan bersih oleh investor asing mencapai Rp91,76 miliar.

Volume perdagangan saham BBCA oleh investor luar negeri tersebut menyentuh angka 2,11 juta lembar saham. Aktivitas transaksi ini mencatatkan frekuensi sebanyak 29,16 ribu kali.

Meskipun sedang bergerak di zona merah pada paruh pertama perdagangan, saham BBCA diperkirakan masih memiliki peluang untuk menguat kembali pada perdagangan hari tersebut.

CGI International Sekuritas Indonesia memproyeksikan pergerakan saham BBCA secara teknikal akan berada pada rentang support dan resistance tertentu untuk periode perdagangan Senin, 18 Mei 2026.

Dalam risetnya, CGI International Sekuritas Indonesia menetapkan level support saham BBCA berada di antara rentang harga Rp5.933 hingga Rp6.017 per lembar saham.

"Sedangkan, pivot berada di level Rp 6.108, serta level resistance antara Rp 6.192 hingga Rp 6.283," tulis CGI International Sekuritas dalam risetnya.

Artikel terkait

Rekomendasi