Saham Empat Bank Besar Menguat pada Sesi I Perdagangan

Saham Empat Bank Besar Menguat pada Sesi I Perdagangan
Foto: Ilustrasi Saham Empat Bank Besar Menguat pada Sesi I Perdagangan.

Saham empat bank besar atau big banks mengalami penguatan signifikan pada sesi I perdagangan Senin (25/5/2026) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. Lonjakan ini dipicu oleh akumulasi beli oleh investor serta sentimen positif terkait rebalancing indeks global.

Dilansir dari Investor Daily, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 3,39 persen dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melonjak 4,26 persen. Sementara itu, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 2,43 persen serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) meningkat 2,38 persen.

Aktivitas pembongoran saham menempatkan tiga bank besar di puncak daftar beli bersih atau net buy berdasarkan data aplikasi Stockbit Sekuritas. Nilai net buy untuk saham BBCA tercatat mencapai Rp 218 miliar, disusul BMRI sebesar Rp 84 miliar, dan BBRI senilai Rp 82 milar.

Penguatan ini juga didorong oleh pengumuman FTSE Russell yang relatif tidak menimbulkan kekhawatiran di pasar modal. Terdapat empat saham yang dikeluarkan dari indeks tersebut, yakni DSSA karena masuk daftar HSC, DAAZ akibat free float tidak memadai, serta HILL dan MLIA karena tidak memenuhi persyaratan.

Evaluasi tersebut mengindikasikan potensi aliran dana keluar atau outflow yang lebih kecil sehingga memberikan sentimen positif bagi pasar saham domestik. Perhatian pelaku pasar saat ini mulai beralih pada agenda rebalancing indeks MSCI yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Mei 2026.

Saham-saham yang bertahan di dua indeks global tersebut berpeluang besar mendapatkan keuntungan, termasuk sektor perbankan besar yang masih masuk dalam indeks MSCI. Di sisi lain, BMRI juga memiliki agenda penting pada hari yang sama terkait pembersihan hak pemegang saham.

Manajemen PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadwalkan pembayaran dividen final tahun buku 2025 dengan nilai total Rp 35,14 triliun pada Senin (25/5/2026). Setiap pemegang saham yang berhak akan menerima dividen sebesar Rp 376,95 per lembar saham.

Daftar pemegang saham yang berhak atas dividen final Bank Mandiri ini telah ditetapkan per 12 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Tanggal cum date dividen BMRI sendiri jatuh pada 8 Mei 2026, di mana harga saham ditutup pada level Rp 4.630 dengan yield dividen final sebesar 8,14 persen.

Artikel terkait

Rekomendasi