Safari vs Chrome: Mana Lebih Ngebut dan Hemat Baterai? Cek Perbandingannya di 2026

Safari vs Chrome: Mana Lebih Ngebut dan Hemat Baterai? Cek Perbandingannya di 2026
Foto: Safari vs Chrome: Mana Lebih Ngebut dan Hemat Baterai? Cek Perbandingannya di 2026. (Illustration by Pexels)

Persaingan di dunia peramban atau browser kini semakin sengit, terutama antara Apple dan Google. Apple secara terang-terangan memposisikan Safari sebagai pilihan yang lebih unggul dibandingkan Google Chrome.

Melalui pembaruan sistem operasi macOS, iOS, dan iPadOS, Safari kini menawarkan kecepatan yang lebih tinggi dan efisiensi daya yang lebih baik. Tidak hanya itu, browser ini juga diklaim jauh lebih aman dalam menjaga privasi penggunanya.

Keunggulan Safari di Ekosistem Apple

Sebagai produk asli Apple, Safari memiliki keunggulan karena dirancang khusus untuk bekerja secara harmonis dengan perangkat buatan mereka sendiri. Integrasi mendalam antara perangkat lunak dan perangkat keras inilah yang menjadi kunci utama kinerjanya.

Berkat optimalisasi pada chip Apple Silicon seri-M maupun chipset terbaru di iPhone dan iPad, pengalaman berselancar menjadi lebih ringan. Proses membuka situs web, menggulir halaman, hingga menonton video kini terasa lebih responsif dan mulus.

Apple menyebut performa Safari saat ini sangat cepat berkat pembaruan mesin rendering yang dilakukan secara berkala. Bagi para pengguna MacBook, efisiensi ini sangat krusial mengingat browser adalah aplikasi yang paling sering dibuka setiap hari.

Daya Tahan Baterai yang Lebih Efisien

Masalah klasik yang sering dikeluhkan pengguna Google Chrome adalah penggunaan RAM yang besar dan konsumsi baterai yang boros. Apple memanfaatkan celah tersebut dengan menawarkan efisiensi energi yang jauh lebih baik melalui Safari.

Berdasarkan hasil pengujian Apple, berikut adalah perbandingan daya tahan baterai Safari :

  • Memberikan tambahan waktu hingga 5 jam lebih lama untuk streaming video dibandingkan Chrome.
  • Mengelola tab di latar belakang (background) dengan lebih pintar untuk menghemat konsumsi sumber daya sistem.
  • Meningkatkan produktivitas pengguna saat bekerja secara mobile tanpa harus sering mencari pengisian daya.

Data di atas menunjukkan bahwa Safari mampu mengoptimalkan setiap watt energi yang digunakan pada perangkat Mac. Hal ini sangat menguntungkan bagi pengguna yang sering bepergian atau bekerja di luar ruangan dalam waktu lama.

Fitur Perlindungan Privasi yang Agresif

Selain soal kecepatan, privasi menjadi nilai jual utama yang diusung oleh Apple untuk menarik minat pengguna. Safari tercatat sebagai browser besar pertama yang memblokir kuki pihak ketiga (third-party cookies) secara otomatis sejak tahun 2019.

Fitur unggulan lainnya adalah Intelligent Tracking Prevention (ITP) yang ditenagai oleh kecerdasan buatan. Teknologi ini mampu mendeteksi dan menghentikan pelacak iklan sebelum mereka sempat mengumpulkan data pribadi pengguna.

Berikut adalah ringkasan fitur keamanan privasi yang tersedia di peramban Safari :

Fitur Keamanan Manfaat bagi Pengguna
Anti-Fingerprinting Menyembunyikan spesifikasi perangkat agar sulit diidentifikasi secara unik oleh pengiklan.
Privacy Report Memberikan laporan transparan mengenai daftar pelacak yang telah diblokir oleh browser.
iCloud Private Relay Menyamarkan alamat IP pengguna agar aktivitas browsing tidak bisa dipantau oleh pihak manapun.
Link Tracking Protection Menghapus kode pelacakan yang biasanya disematkan pada alamat URL situs web.

Berbagai fitur tersebut memberikan lapisan keamanan ganda bagi pengguna yang khawatir akan jejak digital mereka. Dengan sistem ini, identitas online pengguna menjadi jauh lebih sulit untuk dipetakan oleh perusahaan iklan pihak ketiga.

Keamanan Ekstra pada Mode Private

Apple juga tidak main-main dalam memperkuat mode penyamaran atau Private Browsing. Safari tetap mengaktifkan perlindungan pelacak dan anti-fingerprinting meski pengguna sedang berada dalam sesi privat.

Keamanan fisik juga diperhatikan dengan adanya fitur penguncian tab Private menggunakan Face ID atau Touch ID. Langkah ini memastikan bahwa orang lain tidak bisa sembarangan melihat jendela browser yang sedang terbuka jika meminjam perangkat Anda.

Bahkan, pengguna kini diberikan keleluasaan untuk menggunakan mesin pencari (search engine) yang berbeda khusus untuk mode privat. Fleksibilitas ini semakin mempertegas komitmen Apple dalam memberikan kendali penuh atas data pribadi penggunanya.

Dengan segala inovasi pada performa, efisiensi baterai, dan perlindungan privasi, Safari kini menjadi pesaing berat bagi Chrome. Bagi mereka yang sudah berada di ekosistem Apple, beralih ke Safari adalah pilihan praktis yang menawarkan kenyamanan lebih di era digital saat ini.

Artikel terkait

Rekomendasi