Komisaris Utama Babylon Garden Affair Rangga Titiswara menargetkan bisnis restoran miliknya yang berlokasi di SCBD, Jakarta, dapat masuk ke bursa saham atau go public, seperti dilansir dari Investor Daily pada Jumat (22/5/2026).
Langkah strategis tersebut didorong oleh keinginan untuk melibatkan masyarakat dalam kepemilikan bisnis, sekaligus menjaga transparansi laporan keuangan serta kualitas pelayanan industri kuliner yang kian berkembang di Jakarta.
"Bisnis F&B itu kan bisnis jasa. Saya percaya kalau pemimpin yang baik itu harus bisa melayani. Makanya saya pilih bidang ini, karena saya pengen bisa melayani banyak orang melalui pelayanan di restoran kami," ujar Rangga Titiswara, Komisaris Utama Babylon Garden Affair.
Pihak manajemen mengusung konsep kemegahan istana zaman dahulu yang dipadukan dengan suasana modern di restoran tersebut. Operasional tempat ini berlangsung dari siang hari hingga pukul 02.00 malam untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan konsumen.
"Kita tawarin paket lengkap. Restoran kita buka dari siang sampai jam 2 malam. Mau makan siang bisa, mau nongkrong santai (chill) sambil dengerin musik di malam hari juga asyik. Semuanya kita atur supaya pas dengan apa yang dicari orang-orang sekarang," kata Rangga Titiswara.
Saat ini tercatat ada sekitar 75 pekerja yang mengoperasikan restoran tersebut, meliputi posisi koki, barista, hingga tim keamanan. Manajemen juga menerapkan kebijakan transfer pengetahuan dari juru masak ekspatriat kepada para pekerja muda lokal.
"Kita juga rencananya mau pakai lembaga khusus buat nilai kepuasan pelanggan. Jadi kita tahu, pelayanan kita udah oke atau belum," ucap Rangga Titiswara.
Inovasi menu dijalankan secara berkala setiap dua bulan melalui proses evaluasi performa hidangan. Selain itu, manajemen mengadopsi sikap terbuka terhadap masukan dari para konsumen terkait rasa makanan hingga aspek hiburan musik.
ÔÇ£Visi kita jelas, makanya laporan keuangan harus rapi dan pelayanan nggak boleh ada cacat. Apalagi zaman sekarang gampang banget viral jadi harus teliti," jelas Rangga Titiswara.
Rangga Titiswara menilai bahwa regulasi pemerintah saat ini telah mendukung ekosistem dunia usaha secara baik. Kendati demikian, penciptaan lapangan kerja baru dinilai masih membutuhkan kehadiran lebih banyak pelaku wirausaha.
ÔÇ£Ekonomi kita sebenarnya baik-baik saja, cuma butuh lebih banyak orang yang berani jadi pengusaha. Sebagai pemimpin, kita harus selalu optimis dan yakin kalau peluang itu selalu ada, asal kita mau berusaha,ÔÇØ papar Rangga Titiswara.