Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memberlakukan skema rekayasa lalu lintas khusus untuk mengantisipasi kepadatan massa pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day. Kegiatan tahunan ini dijadwalkan berpusat di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Dilansir dari Kompas, pengaturan arus kendaraan ini mulai dioperasikan pada Jumat, 1 Mei 2026. Petugas akan menerapkan pembatasan dan pengalihan rute sejak pukul 06.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB guna menjamin kelancaran mobilisasi massa dan pengguna jalan lainnya.
Melalui informasi resmi di akun Instagram @dishubdkijakarta, otoritas terkait mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan mereka. Langkah ini diambil sebagai respons atas potensi penumpukan kendaraan di titik-alih strategis menuju jantung ibu kota.
Pengendara dari arah utara atau Harmoni yang ingin menuju timur ke wilayah Tugu Tani diarahkan melalui rute alternatif. Jalur tersebut meliputi Jalan Hayam Wuruk, Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, hingga melewati Jalan Gunung Sahari dan Jalan Kramat Raya.
Bagi lalu lintas dari Harmoni yang mengarah ke selatan atau Bundaran HI, rute dialihkan melalui Jalan Suryopranoto dan Jalan Balikpapan. Kendaraan kemudian diarahkan menuju Jalan Cideng Timur, Underpass Tanah Abang, hingga tembus ke Jalan KH. Mas Mansyur.
Sebaliknya, kendaraan dari Bundaran HI yang hendak menuju utara atau Harmoni dapat melintasi Jalan M.H. Thamrin menuju Jalan K.H. Wahid Hasyim. Perjalanan dilanjutkan melalui Jalan Cideng Barat serta Jalan Balikpapan untuk menghindari area steril di sekitar Monas.
Untuk pergerakan dari arah barat atau Tanah Abang menuju Tugu Tani di sisi timur, masyarakat dapat menggunakan Jalan Jati Baru Raya dan Jalan Kebon Sirih. Sementara itu, arus dari Kwitang menuju Tanah Abang dialihkan melalui Jalan Gunung Sahari Raya dan Jalan Lapangan Banteng Utara.
Fasilitas Kantong Parkir Peserta May Day
Guna mendukung keteraturan selama kegiatan berlangsung, Dishub DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah titik kantong parkir. Lokasi ini tersebar di berbagai area strategis agar tidak mengganggu badan jalan utama yang digunakan untuk lalu lintas publik.
- Jalan Angkasa (sisi kanan dan kiri)
- Jalan HBR Motik
- Jalan Benyamin Sueb sisi Barat (Patung Ondel-Ondel ÔÇô Depan Pintu 2 JIEXPO)
- Jalan Benyamin Sueb sisi Timur (Depan Pintu 2 JIEXPO ÔÇô Patung Ondel-Ondel)
- Depan Masjid Akbar (samping Kodim)
- Kawasan Ancol dan Lapangan Banteng
- Stasiun Gambir dan Parkir IRTI Monas
- Galeri Nasional dan Masjid Istiqlal
- Monas sisi Timur Laut
Masyarakat diminta untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan sedapat mungkin menghindari kawasan Monas selama rekayasa ini berlaku. Pengaturan ini diharapkan dapat menjaga stabilitas mobilitas warga di tengah peringatan May Day 2026.