Rano Karno Melayat Korban Tabrakan Kereta Api di Kemayoran

Rano Karno Melayat Korban Tabrakan Kereta Api di Kemayoran
Foto: Ilustrasi Rano Karno Melayat Korban Tabrakan Kereta Api di Kemayoran.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mendatangi kediaman Nuryati (62), korban meninggal dalam kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line, di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga korban pascainsiden maut di Bekasi.

Dilansir dari Megapolitan, Rano yang tiba dengan seragam dinas harian langsung disambut oleh Halimah (41), anak almarhumah, sebelum memasuki rumah duka yang terletak di pemukiman padat. Kehadiran orang nomor dua di Jakarta tersebut menarik perhatian warga sekitar yang memadati area gang menuju lokasi.

Dalam pertemuan singkat di dalam rumah duka, Rano menyampaikan rasa duka cita mendalam serta titipan salam dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia juga sempat berdiskusi dengan pihak keluarga mengenai rencana pemakaman korban yang dijadwalkan dilakukan setelah waktu Zuhur.

"Ya sekali lagi inilah musibah yang memang tidak bisa kita hindari, tapi mudah-mudahan bisa segera dievaluasi karena kalau kita lihat runtutan kejadiannya, yaitu ada sebuah taksi yang mogok di atas jalur kan, kemudian terjadilah benturan," ucap Rano kepada awak media usai menyambangi rumah duka, Selasa.

Mantan aktor tersebut kemudian menjelaskan bahwa pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah berkoordinasi untuk memastikan seluruh kebutuhan penanganan jenazah terpenuhi. Skema bantuan tersebut melibatkan berbagai instansi terkait di bawah koordinasi pemerintah daerah.

"Tadi Baznas juga memberikan bantuan lah, itu sudah apa ya bahasanya automatik ya. Tapi ya kalau memang ada seperti ini pasti kita akan memberikan bantuan lah itu," ungkapnya.

Pihak Dinas Pemakaman juga dilaporkan telah turun tangan guna mempermudah prosesi pemulasaraan hingga pengantaran ke tempat peristirahatan terakhir. Rano menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah.

"Di sini ada dinas pemakaman semua udah dibantu, makanya insyaallah nanti habis Zuhur langsung dibawa ke masjid, disalatkan, setelah itu langsung dibawa," imbuhnya.

Kecelakaan maut ini sebelumnya melibatkan KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi GambirÔÇôSurabaya Pasar Turi pada Senin malam pukul 20.52 WIB. Insiden yang terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920 ini mengakibatkan 14 penumpang KRL tewas dan 81 orang luka-luka.

Seluruh korban luka telah dievakuasi ke berbagai rumah sakit, termasuk RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, hingga RS Mitra Keluarga. Di sisi lain, otoritas melaporkan bahwa sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek berada dalam kondisi selamat tanpa luka serius.

Artikel terkait

Rekomendasi