Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad mendatangi lokasi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026) pukul 23.10 WIB. Kehadiran tersebut bertujuan memantau langsung proses evakuasi korban tabrakan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek.
Insiden maut yang terjadi sekitar pukul 20.50 WIB tersebut melibatkan dua moda transportasi vital di wilayah Jabodetabek. Dilansir dari Suara, tabrakan tersebut mengakibatkan 14 penumpang KRL meninggal dunia dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka, sementara 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.
Raffi Ahmad melaksanakan peninjauan lapangan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad untuk memastikan penanganan berjalan optimal. Sejumlah pejabat lain seperti Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri dan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono juga turut hadir di area Stasiun Bekasi Timur.
Dalam kapasitasnya sebagai perwakilan pemerintah, Raffi menekankan pentingnya koordinasi cepat antarinstansi untuk menangani para korban di lapangan.
"Semua pihak harus bergerak cepat dan bekerja secara terkoordinasi," ujar Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Generasi Muda dan Pekerja Seni.
Setelah memberikan pernyataan tersebut, Raffi menyampaikan duka cita mendalam melalui media sosial bagi para korban yang terdampak musibah ini. Ia berharap agar korban luka segera mendapatkan kesembuhan dan keluarga korban meninggal diberikan ketabahan.
Kewajiban Raffi di lokasi bencana merupakan bagian dari tugasnya yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden setelah dilantik pada 22 Oktober 2024. Selain jabatan sebagai utusan presiden, ia juga telah mengemban peran sebagai Duta Kehormatan BPJS Kesehatan sejak 23 April 2026.
Seluruh korban luka saat ini telah dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi. Rumah sakit yang menangani para korban meliputi RSUD Bekasi, RS Bela, RS Primaya, hingga RS Bantar Gebang guna mendapatkan perawatan medis intensif.