Pyridam Farma Terbitkan 5,7 Miliar Saham Baru Perkuat Struktur Modal

Pyridam Farma Terbitkan 5,7 Miliar Saham Baru Perkuat Struktur Modal
Foto: Ilustrasi Pyridam Farma Terbitkan 5,7 Miliar Saham Baru Perkuat Struktur Modal.

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) resmi mengantongi persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) pada Sabtu (2/5/2026). Langkah korporasi ini bertujuan membangun ekosistem layanan kesehatan terintegrasi dan meningkatkan nilai jangka panjang perusahaan.

Emiten farmasi tersebut berencana melepas maksimal 5,7 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp 100 per lembar sebagaimana dilansir dari Money. Aksi ini juga akan dibarengi dengan penerbitan waran sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mendukung permodalan perusahaan ke depan.

Direktur PYFA Sinta L. Ningsih menjelaskan bahwa dana segar hasil aksi korporasi akan dimanfaatkan secara terukur untuk memperkuat struktur kapital. Selain itu, alokasi dana tersebut disiapkan guna mendanai potensi akuisisi yang menjadi bagian dari strategi percepatan ekspansi perusahaan di industri kesehatan.

"Perseroan ingin menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan pemegang saham. Tentunya, dengan persetujuan yang kami dapatkan, kami akan berfokus untuk melengkapi ekosistem kami. Perseroan melihat bahwa sebagai perusahaan farmasi, memberikan produk dan layanan kesehatan terbaik dengan teknologi mutakhir bagi masyarakat adalah bentuk kewajiban dan tanggung jawab kami." kata Sinta L. Ningsih, Direktur PYFA.

Struktur aksi korporasi ini turut mencakup penawaran waran dengan jumlah maksimal 35 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Pihak manajemen memproyeksikan kehadiran waran ini dapat memberikan nilai tambah bagi pemegang saham yang menebus haknya sekaligus menjadi cadangan modal melalui proses konversi.

"Perseroan melihat bahwa sebagai perusahaan farmasi, memberikan produk dan layanan kesehatan terbaik dengan teknologi mutakhir bagi masyarakat adalah bentuk kewajiban dan tanggung jawab kami." ujar Sinta L. Ningsih, Direktur PYFA.

Berdasarkan lini masa perusahaan, PYFA menargetkan perolehan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Juni 2026. Pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada bulan berikutnya sebagai bagian dari rangkaian prosedur formal perusahaan.

"Selanjutnya, periode pelaksanaan HMETD dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026, dengan keseluruhan rangkaian aksi korporasi ditargetkan selesai pada kuartal III-2026," imbuh Sinta L. Ningsih, Direktur PYFA.

Strategi pertumbuhan yang adaptif akan tetap menjadi prioritas perusahaan dalam mengoptimalkan portofolio bisnis. Fokus utama manajemen saat ini terletak pada penguatan fundamental operasional melalui integrasi teknologi dan tata kelola perusahaan yang baik.

"Serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan, sejalan dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik," tutup Sinta L. Ningsih, Direktur PYFA.

Artikel terkait

Rekomendasi