Purbaya Yudhi Sadewa Kaji Restrukturisasi Utang Pedagang Pasar

Purbaya Yudhi Sadewa Kaji Restrukturisasi Utang Pedagang Pasar
Foto: Ilustrasi Purbaya Yudhi Sadewa Kaji Restrukturisasi Utang Pedagang Pasar.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengkaji skema restrukturisasi utang bagi para pedagang pasar tradisional guna meringankan beban pinjaman yang dinilai terlalu berat. Langkah ini diambil usai Purbaya melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas ekonomi dan daya beli masyarakat pada momen Lebaran, Sabtu (21/3/2026).

Dilansir dari Investortrust, peninjauan tersebut dilakukan di dua lokasi berbeda, yakni Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat dan Pasar Beringharjo di Yogyakarta. Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tersebut mencatat adanya keluhan signifikan dari para pengusaha pasar mengenai tingginya bunga pinjaman.

Purbaya menjelaskan bahwa opsi keringanan utang yang sedang dipertimbangkan mencakup perpanjangan durasi pinjaman atau tenor serta penerapan bunga yang lebih kompetitif. Rencana kebijakan ini akan melibatkan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) sebagai motor penggerak dukungan pembiayaan bagi pelaku usaha kecil.

"Saya lagi mikir bisa nggak PIP restrukturasi utang mereka dengan tenor ebih panjang dan bunga yang lebih rendah. Saya udah ngomong sama PIP. Saya pikir nanti kalau udah siap saya akan kerja lagi ketemu orang-orang itu," ungkap Purbaya.

Sebelum membahas kebijakan ekonomi tersebut, Purbaya melaksanakan salat Idulfitri di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta Selatan. Dalam kesempatan itu, ia menunjukkan dukungannya terhadap produk lokal dengan mengenakan pakaian muslim seharga Rp125.000 yang dibeli di Pasar Tanah Abang.

"(Bajunya beli) di Tanah Abang waktu itu. Harganya berapa ya yang bayar pak sekjen soalnya. Tawar dikitlah, tawar dikit. Kayaknya ini Rp 125 kayaknya," ucap Menkeu Purbaya.

Menteri Keuangan menilai bahwa geliat belanja masyarakat menjelang hari raya di pasar tradisional menunjukkan indikasi konsumsi domestik yang masih kuat. Pemerintah berkomitmen memastikan stabilitas daya beli tetap terjaga melalui berbagai instrumen kebijakan keuangan yang sedang dipersiapkan.

Artikel terkait

Rekomendasi