PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) yang merupakan anggota holding BUMN Pertambangan MIND ID menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada Kamis, 11 Juni 2026. Agenda ini menjadi perhatian investor mengingat emiten tambang ini memiliki rekam jejak konsisten membagikan dividen dalam satu dekade terakhir.
Keputusan pembagian laba tersebut akan didasarkan pada kinerja keuangan tahun 2025 di mana perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,29 triliun. Dilansir dari Market, perolehan laba bersih tersebut mengalami penurunan sebesar 42,74 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya secara year on year (YoY).
Pada tahun lalu, rapat pemegang saham untuk tahun buku 2024 menyepakati alokasi dividen tunai mencapai Rp3,83 triliun atau setara dengan 75 persen dari total laba bersih. Tren rasio pembayaran yang tinggi ini konsisten terlihat sejak tahun-tahun sebelumnya untuk menjaga nilai bagi para pemegang saham.
Data historis menunjukkan PTBA pernah memberikan seluruh laba bersihnya sebagai dividen pada periode 2022 dan 2023 dengan rasio pembayaran 100 persen. Nominal tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir tercapai pada pembagian tahun 2023 yang menembus angka Rp12,57 triliun atau sebesar Rp1.094,05 per lembar saham.
Rasio pembayaran dividen terendah dalam sepuluh tahun terakhir terjadi pada periode 2017 dan 2016 yang berada di angka 30 persen. Meskipun laba bersih tahun buku 2025 terkoreksi, kepastian mengenai jumlah dana yang akan dikembalikan kepada investor tetap bergantung pada hasil keputusan rapat bulan Juni mendatang.
| Tahun pembagian | Tahun buku | Dividen (Rp triliun) | Pay out ratio (%) |
|---|---|---|---|
| 2025 | 2024 | 3,83 | 75 |
| 2024 | 2023 | 4,58 | 75 |
| 2023 | 2022 | 12,57 | 100 |
| 2022 | 2021 | 7,91 | 100 |
| 2021 | 2020 | 0,83 | 35 |
| 2020 | 2019 | 3,65 | 90 |
| 2019 | 2018 | 3,77 | 75 |
| 2018 | 2017 | 3,36 | 75 |
| 2017 | 2016 | 0,6 | 30 |
| 2016 | 2015 | 0,61 | 30 |