PT Berdikari Matangkan Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Malang

PT Berdikari Matangkan Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Malang
Foto: Ilustrasi PT Berdikari Matangkan Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Malang.

PT Berdikari (Persero) tengah mematangkan pelaksanaan Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Malang, Jawa Timur. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan ekosistem industri perunggasan nasional dari hulu hingga hilir, seperti dilansir dari Media Indonesia.

Upaya ini ditandai dengan peninjauan langsung ke lapangan bersama tim ahli dan jajaran perusahaan. Agenda tersebut bertujuan memastikan kesesuaian perencanaan teknis, termasuk Feasibility Study (FS) dan site plan, dengan kondisi riil di lokasi.

Langkah peninjauan lapangan dilakukan agar implementasi proyek berjalan lebih terukur, efektif, dan sesuai kebutuhan industri. Selain itu, proyek ini dirancang untuk mendukung agenda swasembada pangan nasional.

Dalam kegiatan tersebut, PT Berdikari bersama tim ahli yang terdiri dari Trioso Purnawarman dan Sahrul turun langsung meninjau lokasi. Peninjauan juga dihadiri Direktur Pembibitan Hari Suhada guna memastikan proyek HAT kokoh dalam implementasi demi menyiapkan fondasi emas industri perunggasan nasional.

Direktur Utama PT Berdikari Maryadi menyebut proyek ini sebagai ikhtiar besar perusahaan dalam membangun ekosistem peternakan yang terintegrasi.

ÔÇ£Melalui proyek HAT, kami ingin memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas peternak rakyat dan memperkuat kemandirian industri perunggasan nasional,ÔÇØ ujar Maryadi dalam keterangannya.

Perusahaan memastikan setiap aspek feasibility study (FS) dan site plan selaras dengan realitas lapangan agar proyek berjalan matang. Rekomendasi dari tim pakar menjadi bekal penting agar program HAT berjalan sesuai regulasi, sehingga menjadi pilar baru ketahanan pangan berbasis protein hewani.

Langkah ini dinilai sejalan dengan semangat pemerintah dalam mempercepat swasembada pangan nasional melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2026. Sektor ini juga didukung Peraturan Menteri Pertanian Nomor 34 Tahun 2025 yang memberi arah tata kelola tertib dengan standar usaha terukur.

General Manager Corporate Secretary & SR PT Berdikari, AS. Hasbi Al-Islahi, turut mengawal jalannya Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT). Ia bertugas memastikan setiap tahapan pembangunan bergerak dalam ritme yang terarah.

"PT Berdikari semakin serius memastikan setiap tahapan Proyek HAT berjalan optimal, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga implementasi di lapangan, sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peternak rakyat," katanya.

Melalui ekosistem yang saling terhubung, peternak tidak lagi berjalan sendiri menghadapi dinamika pasar. Selain memperkuat swasembada pangan, Proyek HAT menjadi langkah strategis dalam mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memenuhi kebutuhan protein hewani masyarakat.

Artikel terkait

Rekomendasi