Prospek IHSG 26 Mei 2026 Berpotensi Melemah Usai Ditutup Menguat

Prospek IHSG 26 Mei 2026 Berpotensi Melemah Usai Ditutup Menguat
Foto: Ilustrasi Prospek IHSG 26 Mei 2026 Berpotensi Melemah Usai Ditutup Menguat.

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan mengalami koreksi pada sesi perdagangan Selasa (26/5/2026).

Seperti dikutip dari Investor Daily, pergerakan indeks saham pada hari sebelumnya, Senin (25/5/2026), ditutup menguat 0,72 persen menuju posisi 6.206,3 setelah sempat mengalami fluktuasi dua arah di awal sesi.

Phintraco Sekuritas memaparkan bahwa penurunan harga minyak mentah di bawah level US$ 100 per barel menjadi salah satu sentimen positif, seiring munculnya harapan kesepakatan Amerika Serikat dan Iran terkait pembukaan jalur pelayaran Selat Hormuz.

Kendati demikian, pergerakan IHSG dinilai masih akan fluktuatif karena dipengaruhi oleh sentimen rebalancing MSCI serta penerapan sejumlah kebijakan baru dari pemerintah.

Dalam perdagangan tersebut, sektor transportasi mencatatkan lonjakan tertinggi hingga 3,83 persen, sementara sektor energi justru merosot paling dalam sebesar 2,04 persen.

Di sisi lain, nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat ditutup melemah 0,15 persen ke posisi Rp 17.744.

"Secara teknikal, IHSG sempat menembus level MA5, namun ditutup di bawah level tersebut. Stochastic RSI membentuk Golden Cross di area oversold. IHSG diperkirakan bergerak pada kisaran 6.100-6.300," tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasan, Senin (25/5/2026).

Sementara itu, MNC Sekuritas memproyeksikan bahwa wilayah koreksi indeks berikutnya berpotensi menguji level 5.899 yang sekaligus menjadi area support.

Untuk aktivitas trading pada Selasa (26/5/2026), MNC Sekuritas merilis rekomendasi beberapa saham yang dapat dicermati, antara lain ADRO, ELSA, EXCL, dan INDY.

Artikel terkait

Rekomendasi