Maipark Indonesia Bukukan Profitabilitas Di Atas Rata-rata Industri

Maipark Indonesia Bukukan Profitabilitas Di Atas Rata-rata Industri
Foto: Ilustrasi Maipark Indonesia Bukukan Profitabilitas Di Atas Rata-rata Industri.

PT Reasuransi Maipark Indonesia mencatatkan rasio profitabilitas di atas 20 persen sepanjang tahun 2025 di tengah fluktuasi industri asuransi dan reasuransi global yang dilaporkan pada Minggu (7/5/2026). Capaian tersebut berada di atas rata-rata industri nasional meskipun tren penempatan risiko bencana oleh perusahaan asuransi dalam negeri dilaporkan mengalami penurunan.

Pertumbuhan positif ini dilansir dari Finansial terjadi berkat penguatan fundamental perusahaan melalui cadangan premi yang mencapai 80 persen dari net premi. Posisi tersebut dinilai krusial guna memberikan perlindungan terhadap risiko tahunan yang tinggi seperti bencana gempa bumi di wilayah Indonesia.

Komisaris Utama Maipark sekaligus Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menyoroti adanya dinamika industri yang memengaruhi alokasi asuransi bencana. Penurunan tren penempatan risiko ini menjadi perhatian bagi para pelaku industri asuransi umum.

"Trennya menurun," kata Budi Herawan, Komisaris Utama Maipark.

Budi menekankan pentingnya bagi perusahaan asuransi umum untuk tetap memperhatikan peruntukan asuransi bencana ke Maipark guna menjaga stabilitas risiko. Penegasan ini disampaikan dalam acara penghargaan internal yang diselenggarakan pada akhir pekan lalu di Jakarta.

Direktur Utama PT Reasuransi Maipark Indonesia, Kocu Andre Hutagalung, menyatakan bahwa perolehan laba perusahaan didorong oleh strategi pengelolaan modal yang bersifat konservatif. Penggunaan pendekatan kuantitatif dalam kalkulasi alokasi modal menjadi kunci keberhasilan perseroan.

ÔÇ£Di sepanjang tahun 2025, kita bersyukur Maipark berhasil mendapatkan pertumbuhan yang lebih besar, lebih tinggi dari pertumbuhan rata-rata industri,ÔÇØ ujarnya Kocu Andre Hutagalung, Direktur Utama PT Reasuransi Maipark Indonesia.

Dalam operasionalnya, Maipark menerapkan metode value at risk dengan tingkat kepercayaan 99,6 persen untuk penghitungan cadangan teknis. Sementara itu, alokasi modal dihitung melalui metode economic capital dengan tingkat keyakinan sebesar 99,5 persen.

Keberhasilan manajemen risiko ini juga berdampak pada peningkatan peringkat perusahaan sebanyak dua peringkat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Kenaikan rating yang terjadi pada tahun 2023 dan 2025 ini diklaim sebagai pencapaian yang signifikan dalam sektor reasuransi nasional.

Artikel terkait

Rekomendasi