Prodia Widyahusada Raih Laba Bersih Rp 17,9 Miliar Kuartal I-2026

Prodia Widyahusada Raih Laba Bersih Rp 17,9 Miliar Kuartal I-2026
Foto: Ilustrasi Prodia Widyahusada Raih Laba Bersih Rp 17,9 Miliar Kuartal I-2026.

PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) membukukan lonjakan laba bersih sebesar 150,1 persen secara tahunan menjadi Rp 17,9 miliar pada kuartal I-2026. Dilansir dari Investortrust, pencapaian emiten penyedia layanan laboratorium medis dan klinik ini dipicu oleh pertumbuhan pendapatan serta efisiensi pada pos beban pokok penjualan dan biaya operasional.

Perseroan mengantongi total pendapatan sebesar Rp 501,4 milar sepanjang kuartal pertama tahun ini, atau tumbuh sebesar 3,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Bisnis tes rutin dan tes esoterik masih menjadi pilar utama penopang kinerja keuangan perusahaan selama periode Januari hingga Maret 2026.

Manajemen Prodia menjelaskan bahwa arus kas bersih dari aktivitas operasi hingga Maret 2026 tercatat sebesar Rp 112,2 miliar. Kondisi tersebut menggambarkan pergerakan operasional yang dinamis serta penerapan pengelolaan modal kerja yang terjaga secara berhati-hati untuk mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan.

Sementara itu, aktivitas investasi menyerap arus kas bersih sebesar Rp 62,8 miliar yang dialokasikan untuk pengembangan aset serta penguatan ekosistem operasional jangka panjang. Di sisi lain, beban pokok pendapatan perseroan mengalami peningkatan sebesar 4,4 persen menjadi Rp 229,3 miliar yang sejalan dengan kenaikan volume kunjungan dan tes pemeriksaan diagnostik.

Hingga akhir kuartal I-2026, Prodia mempertahankan posisi keuangan dengan total aset yang mencapai Rp 2,6 triliun. Struktur permodalan emiten berkode saham PRDA ini terdiri dari total liabilitas sebesar Rp 263,5 miliar dan total ekuitas yang mencapai Rp 2,4 triliun.

Artikel terkait

Rekomendasi